Pandemi Covid-19 Membuat Sejumlah Warga Difabel Mendapat Kerja di Australia

SiswantoABC Suara.Com
Rabu, 24 November 2021 | 10:50 WIB
Pandemi Covid-19 Membuat Sejumlah Warga Difabel Mendapat Kerja di Australia
Ilustrasi difabel (Unsplash)

Suara.com - Pandemi membuat banyak orangkehilangan pekerjaan. Namun bagi mereka yang memiliki disabilitas justru memberikan mereka kesempatan.

Perubahan cara bekerja yang bisa dilakukan di rumah memberi kesempatanwarga difabel untuk bisa mendapat kerja, yang biasanyatidak bisa melakukan sebuah pekerjaan karena ketidakmampuansecara fisik di tempat kerja.

Samantah Spence, 57 tahun, memutuskan untuk kembali bekerja setelah menghabiskan waktu beberapa tahun untuk hidup dengan kondisi kesehatannya yang mengalami 'multiple sclerosis' (MS).

Penyakit 'multiple sclerosis' adalah sklerosis ganda adalah di mana sistem kekebalan tubuh dalam diri seseorang menyerang lapisan lemak yang melindungi serabut saraf.

Mereka mengalami gangguan saraf pada berbagai organ tubuh seperti otak, mata dan tulang belakang, serta pada penglihatan dan gerakan tubuhnya.

Samantha sebelumnya pernah bekerja menjadi manajer toko, desain interiordan perawat di klinik gigi.

Walau sudah memiliki banyak pengalaman dia masih mengalami kesulitan menemukan posisi yang cocok baginya karena harus dilakukan di luar rumahnya.

"Sangat susah sekali di mana hampir tidak ada pekerjaan yang memungkinkan saya bekerja dari rumah," katanya,

Tapi saat pandemi terjadi, dia melihat banyaknya lowongan kerjayang bisa dilakukan dari rumah.

Baca Juga: Viral Terduga Pemerkosa Wanita Difabel di Condet Digerebek Massa, Begini Versi Pak RT

Bulan Februari lalu dia mendapatkan kerjaan paruh waktu dengan sebuah perusahaan hemat energi.

"Saya betul-betul merasa senang," katanya.

"

"Saya merasa memberikan kontribusi, saya merasa saya memberikan sesuatu tidak saja untuk saya sendiri, tapi juga untuk keluarga."

"

Ibu dari dua anak yang tinggal di Adelaide, ibu kota Australia Selatan, mengatakan dengan bekerja dari rumah dia bisa mengatur ritme kehidupannya yang diwarnai dengan masalah kejang-kejang, sakit, rasa capek dan kesulitan bergerak karena MS yang dialaminya.

Samantha mengalami rasa sakit di bagian kanan tubuhnya, yang bisa membuatnya tidak bisa bergerak bila tidak memantau dengan saksama apa yang dilakukannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI