Jokowi: Dilayani Saja Belum Tentu Investor Berinvestasi, Apalagi Tak Dilayani dengan Baik

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 24 November 2021 | 13:15 WIB
Jokowi: Dilayani Saja Belum Tentu Investor Berinvestasi, Apalagi Tak Dilayani dengan Baik
Presiden Jokowi saat berpidato dalam Rapat Koordinasi Nasional dan Anugerah Layanan Investasi 2. (tangkapan layar/ BPKM TV),

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pentingnya memberikan pelayanan terbaik kepada semua investor, baik investor kecil, sedang dan besar.

Jokowi mengatakan pelayanan yang baik kepada investor belum tentu mendatangkan investasi. Apalagi kata dia, jika tak diberikan pelayanan yang baik.

"Belum tentu kita layani dengan baik itu investor akan datang, apalagi tidak dilayani. Benar ndak? Dilayani saja belum tentu investor datang mau berinvestasi, apa lagi tidak dilayani dengan baik," ujar Jokowi dalam arahannya di Rapat Koordinasi Nasional dan Anugerah Layanan Investasi 2021 dari BPKM TV, Rabu (24/11/2021).

Jokowi menuturkan pola-pola lama terkait pelayanan kepada investor harus ditinggalkan. Kekinian ia meminta pada semua pihak harus memberikan pelayanan terbaik kepada semua investor.

Jokowi mengingatkan pelayanan yang baik tidak hanya diberikan kepada investor besar, sedang, tetapi juga harus merata pada investor kecil.

"Yang namanya usaha-usah kecil itu juga investor, jangan keliru. Investor yang sedang juga layani dengan baik, investor yang gede juga layani dengan baik. Investor yang kecil usaha-usaha kecil itu layani dengan baik," kata Jokowi.

"Izin berikan semua, gratis, antarkan ke rumah. Itu pelayanan. Yang kecil-kecil layani. Seperti itu," sambungnya.

Selain itu, Jokowi meminta kepala daerah untuk memberikan target kepada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk memberikan kemudahan perizinan investasi.

Ia mencontohkan target pemberian izin gratis kepada 10 ribu usaha-usaha kecil.

baca juga

"Berikan target ke PTSP misalnya, gubernur bupati wali kota beri target tahun ini misalnya 10 ribu usaha kecil berikan izin gratis yang kecil-kecil itu urus," kata Jokowi.

"Kalau mereka pegang yang namanya izin-izin akan mudah mengakses ke lembaga-lembaga keuangan, perbankan, lebih mudah. Karena ini menjadi syarat perizinan itu. Selain syarat-syarat yang lain. Kalau mereka pegang ini akan memudahkan," sambungnya.

Kepala Negara menegaskan kalau investor bukan semata-mata adalah investor besar atau investor asing. Namun juga investor kecil.

Jokowi menuturkan, jika investasi muncul yang terjadi adalah peredaran uang akan semakin banyak.

"Kalau investornya dari luar berarti membawa uang ke sini artinya predaran uang akan semakin besar dan itu akan menimbulkan efek nanti ke daya beli masyarakat juga akan naik, konsumsi masyarakat akan naik, pertumbuhan ekonommi juga akan naik. Larinya ke sana," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Colek Sri Mulyani Supaya Target Investasi Rp 1.200 Triliun Tercapai

Bahlil Colek Sri Mulyani Supaya Target Investasi Rp 1.200 Triliun Tercapai

Bisnis | Rabu, 24 November 2021 | 12:06 WIB

Anggaran DPMPTSP Tahun Ini Naik, Menteri Bahlil Kembali Minta Tambahan Dari Menkeu

Anggaran DPMPTSP Tahun Ini Naik, Menteri Bahlil Kembali Minta Tambahan Dari Menkeu

Bisnis | Rabu, 24 November 2021 | 11:57 WIB

Presiden Jokowi Minta Pola "Jadul" Pelayanan Investasi Ditinggalkan

Presiden Jokowi Minta Pola "Jadul" Pelayanan Investasi Ditinggalkan

Bekaci | Rabu, 24 November 2021 | 11:28 WIB

Akui Kinerja Ekspor Masih Mirip Zaman VOC, Menteri Bahlil: Itulah Kenapa Kita Lawan

Akui Kinerja Ekspor Masih Mirip Zaman VOC, Menteri Bahlil: Itulah Kenapa Kita Lawan

Bisnis | Selasa, 23 November 2021 | 16:54 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×