Barbados Klaim Dirikan Kedutaan Besar Virtual Pertama di Dunia

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 24 November 2021 | 13:49 WIB
Barbados Klaim Dirikan Kedutaan Besar Virtual Pertama di Dunia
Ilustrasi Barbados.[Instagram/@visitbarbados]

Suara.com - Barbados mengklaim sebagai negara pertama di dunia yang resmi mendirikan kedutaan besar digital di metaverse.

Menyadur Sky News Sabtu (20/11/2021), negara Pulau Karibia tersebut mencapai kesepakatan dengan Decentraland, perusahaan yang menjadi tuan rumah dunia digital 3D.

Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Luar Negeri Barbados menyetujui keputusan tersebut pada Agustus dan akan membuka kedutaan virtual pada Januari 2022.

"Barbados menantikan untuk menyambut dunia di kedutaan metaverse-nya," kata Senator Jerome Walcott, menteri luar negeri Barbados.

Barbados, yang telah berubah menjadi republik dan menarik Ratu Elizabeth II sebagai kepala negara, mengatakan akan mempertahankan kedutaan besarnya tersebut.

"Dalam beberapa hal, ini sangat canggih dan inovatif. Dalam hal lain, mereka kebetulan menjadi penggerak pertama," kata Rabindra Ratan, profesor media di Michigan State University dikutip dari RFI.

Metaverse adalah sebuah konsep yang diciptakan dalam novel fiksi ilmiah tahun 1992 Snow Crash, untuk menggambarkan semacam versi realitas virtual.

Gambaran tiga dimensi tersebut akan menghadirkan orang-orang dalam bentuk avatar dan bergerak melalui representasi digital dari dunia nyata.

Decentraland memulai metaverse-nya pada 2017. Sejak saat itu, setiap pengguna dapat membangun game online, layanan perjudian, dan banyak lagi.

baca juga

Barbados juga berencana membuka kedutaan besar virtual dengan penyedia metaverse lainnya, seperti Somnium Space dan SuperWorld, CoinDesk melaporkan.

Langkah ini diharapkan dapat mendorong negara-negara lain untuk mendirikan kedutaan, konsulat, dan lokasi wisata virtual.

Barbados harus berkonsultasi dengan pengacara ketika mengerjakan proposal untuk tetap mematuhi hukum internasional dan Konvensi Wina.

Namun, teknologi baru tidak mungkin menggantikan cara lama diplomasi, kata mantan diplomat dan Direktur Keterlibatan Global Gedung Putih Brett Bruen.

"Diplomasi akan dengan keras kepala terjebak dalam cara lama, dan meskipun memiliki akun Twitter atau kedutaan metaverse mungkin merupakan cara untuk melengkapi keterlibatan itu, itu tentu saja bukan pengganti," katanya kepada Sky News.

"Saya ingat ketika Hilary Clinton memanggil kami untuk membahas diplomasi Amerika Serikat di media sosial pada saat itu, di Second Life, kami menerima presentasi tentang bagaimana ini akan menjadi masa depan diplomasi," sambungnya.

Brett Bruen juga mengungkapkan jika diplomasi belum berjalan dengan baik secara online dan hanya beberapa negara yang dapat melakukannya pada saat ini.

"Ada banyak disinformasi dari negara-negara seperti Rusia dan China, tetapi saya tetap skeptis bahwa seni diplomasi lama dapat dipraktikkan di ruang maya ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Wanita Temukan Jodoh di Umur 55, Menikah Virtual karena Suami di Luar Negeri

Cerita Wanita Temukan Jodoh di Umur 55, Menikah Virtual karena Suami di Luar Negeri

Lifestyle | Selasa, 23 November 2021 | 15:09 WIB

Berteman secara Virtual Ternyata Miliki Banyak Keuntungan, Apa Saja?

Berteman secara Virtual Ternyata Miliki Banyak Keuntungan, Apa Saja?

Lifestyle | Senin, 22 November 2021 | 15:13 WIB

Semangat Guru Virtual Learning Series Dukung Guru Lakukan Blended Learning yang Efektif

Semangat Guru Virtual Learning Series Dukung Guru Lakukan Blended Learning yang Efektif

Lifestyle | Senin, 22 November 2021 | 14:59 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×