Bantah Kriminalisasi Ustaz, Densus 88: Kami Incar Otak Terorisme

Kamis, 25 November 2021 | 21:35 WIB
Bantah Kriminalisasi Ustaz, Densus 88: Kami Incar Otak Terorisme
Ilustrasi anggota Densus 88 Antiteror Polri. [Foto: Antara] .

Suara.com - Densus 88 Antiteror Polri mengklaim tengah fokus menyasar otak dari jaringan teroris Jamaah Islamiyah atau JI. Berbeda dari penangkapan sebelumnya yang terpusat pada pelaku aksi teror pengeboman.

Kabagbanops Densus 88 Anti Teror Polri, Kombes Pol Aswin Siregar mengatakan itu merespons penangkapan terhadap tiga ustaz yang diduga terlibat dalam jaringan JI. Mereka yakni Ustaz Farid Ahmad Okbah, Ustaz Ahmad Zain An-Najah, dan Ustaz Anung.

"Kami makin naik ke atas, kami sudah jauh dari tangan yang dulunya berlumuran lumpur dengan darah, yang bagian meledak-meledak, yang bagian menyerang-menyerang. Sekarang kami naik ke atas ke bagian otak, strategi seperti pendanaan dan lainnya," kata Aswin di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (25/11/2021).

Aswin menegaskan penangkapan terhadap ketiganya bukanlah bentuk kriminalisasi. Dia menyatakan penangkapan terhadap tersangka terorisme telah berdasar bukti yang kuat.

"Publik bereaksi seolah-olah kami menzalimi, kriminalisasi.Tidak ada tindakan kami yang tidak berdasarkan bukti yang cukup," ujarnya.

Peran

Densus 88 Antiteror Polri sebelumnya membeberkan peran Farid dan Zain di dalam jaringan teroris JI. Keduanya disebut berperan memberi petunjuk terkait pendanaan JI melalui Lembaga Amil Zakat Badan Mal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA).

Aswin menyebut petunjuk itu disampaikan oleh Farid dan Zain kepada Ketua LAZ BM ABA berinisial FS yang telah ditangkap lebih dulu.

"FS dalam strukturnya meminta petunjuk dan laporan pada FAO dan ZA. Dia meminta petunjuk dan bagaimana serta apalagi yang harus dikerjakan. Itu ada di Dewan Syariah dari BM ABA," ungkapnya.

Baca Juga: Densus 88 Beberkan Peran Ustaz Farid Okbah dan Ahmad Zain Terkait Pendanaan JI

Densus 88 dikatakan Aswin memang tidak menemukan barang bukti berupa uang tunai saat menangkap Farid dan Zain. Namun, Aswin mengklaim penangkapan terhadap keduanya telah merujuk pada bukti permulaan yang cukup.

Densus 88 Antiteror Polri melakukan penangkapan terhadap Zain, Farid, dan Anung pada Selasa (16/11) pagi. Mereka ditangkap di beberapa lokasi berbeda di Bekasi, Jawa Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI