KPAI: Anak Harus Sudah Divaksin Sebelum PTM Terbatas di Sekolah

Jum'at, 26 November 2021 | 08:50 WIB
KPAI: Anak Harus Sudah Divaksin Sebelum PTM Terbatas di Sekolah
Siswa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Pasar Baru 1, Kota Tangerang, Banten, Senin (25/10/2021). Sebagai ilustrasi [Suara.com/Hilal Rauda Fiqry]

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia mendorong para pelajar harus divaksin terlebih dahulu sebelum kembali ke sekolah untuk pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Komisioner KPAI Jasra Putra mengatakan penyuntikan anak usia 6-17 tahun yang sudah diizinkan pemerintah harus segera dilaksanakan.

"Usia sekolah anak terbanyak adalah di rentang usia ini. Sehingga keinginan pemerintah membuka PTM di seluruh sekolah awal tahun depan sangat rasional, namun hendaknya menjadi prioritas vaksinasi anak umur 6-17 tahun," kata Jasra, Jumat (26/11/2021).

Sejauh ini pemerintah baru melakukan penyuntikkan terhadap anak usia 12-17 tahun yang cakupan vaksinasinya sudah mencapai 5.925.557 anak atau 22,19 persen dosis pertama dan 4.124.671 anak atau 15,45 persen dosis kedua dari total 26.705.490 sasaran.

"Pemerintah punya tantangan untuk menyegerakan target vaksin untuk anak 6-11 tahun. Padahal kita ketahui pemerintah sama sekali belum memulai vaksin di umur anak ini," ucapnya.

Dia juga mendorong Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memastikan vaksin jenis lain bisa disuntikkan ke anak, tidak hanya Vaksin Sinovac, agar stok vaksin untuk anak bisa aman.

"Kita juga mendorong jenis vaksin lain, untuk segera mendaftarkan ke Badan POM, agar bisa diberikan kepada anak anak usia sekolah," tuturnya.

Selain itu, penyuntikan vaksin Covid-19 untuk para guru dan tenaga kependidikan juga harus terus dikejar agar semua orang di sekolah bisa beraktivitas dengan aman.

Pemerintah telah menyuntikkan 137.098.677 dosis (65.83 persen) vaksin pertama dan 92.719.683 dosis (44.52 persen) vaksin kedua kepada masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga: Ironis, Orangtua Siswa Dukung SMK SPN dan Sayangkan Sikap KPAI

Sementara total sasaran vaksin adalah 208.265.720 atau 70 persen warga Indonesia yang ditargetkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus selesai dalam waktu satu tahun untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI