alexametrics

Pria Ini Terima Mata Prostetik 3D Pertama di Dunia, Hasilnya Keren Banget!

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Pria Ini Terima Mata Prostetik 3D Pertama di Dunia, Hasilnya Keren Banget!
ilustrasi operasi pemasangan mata prostetik. [shutterstock]

Ini adalah mata prostetik 3D pertama di dunia.

Suara.com - Seorang pria di Inggris menerima mata prostetik 3D pertama di dunia. Steve Verze mengatakan, mata kirinya kini benar-benar terlihat seperti asli.

Menyadur CTV News Jumat (26/11/2021) pemasangan mata prostetik yang dicetak secara 3 dimensi ini dilakukan di Rumah Sakit Mata Moorfields di London.

Verze mencobanya pertama kali pada hari Kamis untuk mengecek apakah ukurannya sudah sesuai dengan kebutuhan. Rumah Sakit mengatakan mata prostetik jenis ini adalah mata palsu digital pertama yang dibuat untuk pasien.

Kelebihannya, mata terlihat lebih realistis daripada alternatif lain dan dirancang memiliki definisi yang lebih jelas dan kedalaman nyata bagi pupil, kata rumah sakit.

Baca Juga: Microsoft Siapkan Metaverse 3D di Game Xbox

Mata prostetik lainnya dibuat secara tradisional dengan iris yang dilukis tangan pada cakram yang kemudian dimasukkan ke dalam rongga mata.

Steve Verze, pasien penerima mata prostetik 3D pertama di dunia. (moorfieldsbrc)
Steve Verze, pasien penerima mata prostetik 3D pertama di dunia. (moorfieldsbrc)

Namun, desain mereka mencegah cahaya masuk ke kedalaman penuh mata, tambah rumah sakit. Selain tampak lebih realistis, prosedur ini dianggap kurang invasif.

Pemasangan prostetik tradisional memerlukan cetakan dari rongga mata, sedangkan dalam pengembangan mata prostetik 3D soket dipindai secara digital untuk membuat gambar yang detail.

Mata fungsional Verze juga dipindai untuk memastikan kedua mata terlihat sama.

Gambar 3D kemudian dikirim ke Jerman untuk dicetak sebelum dikirim kembali ke Inggris, di mana selesai dan dipoles oleh ahli mata Rumah Sakit Mata Moorfields.

Baca Juga: Tembus Batas Negara, Konvensi Virtual Ini Dilaksanakan dengan Teknologi 3D

"Saya membutuhkan prostetik sejak saya berusia 20 tahun, dan saya selalu merasa sadar akan hal itu," kata Verze seperti dikutip dalam siaran pers.

"Ketika saya meninggalkan rumah saya, saya sering melihat ke cermin untuk kedua kalinya dan saya tidak menyukai apa yang saya lihat."

"Mata baru ini terlihat fantastis dan berdasarkan teknologi pencetakan digital 3D, itu akan menjadi lebih baik dan lebih baik. lebih baik," tambahnya.

Komentar