Mengenal Payudara Prostetik Untuk Pengidap Kanker Payudara

Iramdani Suara.Com
Sabtu, 09 November 2019 | 16:20 WIB
Perajin Payudara Prostetik Untuk Pengidap Kanker Payudara

Suara.com - Desy Pujiarsi perajin payudara prostetik ini mengawali bisnisnya berdasarkan pengalaman pribadi dari keluarganya yang banyak terkena kanker payudara. Namun sebelumnya, Pujiarsi menggunakan silikon untuk membuat kelopak mata palsu untuk anaknya, karena kualitas mata palsu yang ada di Indonesia tidak cukup baik sehingga ia dan suaminya bertemu dengan salah satu ahli dari luar negeri untuk membuat mata palsu prostetik yang berasal dari silikon.

Seiring berjalannya waktu, ternyata banyak yang membutuhkan payudara prostetik ini bagi pengidap kanker payudara. Mereka yang sudah diangkat payudaranya ingin kembali tampil percaya diri dan memesan payudara prostetik. Bagaimana kisah perjalanan Pujiarsi  menekuni bisnisnya dan menjadi perajin payudara prostetik hingga kini, simak selengkapnya dalam video berikut ini.

Videographer/Video Editor : Peter Rotti/Sucati 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI