Sebelum Legislator Sibuk Di Dapil, DPR Targetkan Revisi UU Migas Rampung 2022

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 30 November 2021 | 11:09 WIB
Sebelum Legislator Sibuk Di Dapil, DPR Targetkan Revisi UU Migas Rampung 2022
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Maman Abdurrahman

Suara.com - Wakil Ketua Komisi VIII DPR Maman Abdurrahman mengatakan, revisi Undang-undang tentang Migas harus segera diselesaikan. Paling lambat aturan itu harus rampung pada akhir 2022.

Alasan revisi UU Migas ditergetkan selesai akhir tahun 2022 salah satunya ialah lantaran pada tahun berikutnya para legislator dinilai tidak lagi fokus. Mengingat ke depan gelaran Pemilu 2024 sudah akan dimulai. Di mana para legislator yang merupakan para kader dan fungsionaris partai politik tentunya sudah menyibukan diri hajatan pemilihan umum serentak.

"Akhir 2022 harus selesai. Kenapa 2022? Karena setelah 2022 di 2023 kita sibuk di dapil, kita gak bisa fokus masih ada jeda 1 tahun ini. Akhir 2022 tok dan RUU Migas akan jadi UU Migas," kata Maman di The 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas (IOG), Bali, Selasa (30/11/2021).

Menurut Maman pada prinsipnya DPR ingin revisi UU Migas cepat terealisasi. Namun ia mengingatka pembahasan tidak hanya harus mengejar kecepatan, tetapi juga ketepatan.

Revisi UU Migas nantinya harus dapat mengakomodir dan menjawab segala tantangan dan persoalan migas yang terus berkembang.

"Pada prinsipnya pegang saja komitmen kami, insyalah kami berdiri tegak dorong percepatan," ujar Maman.

Sebelumnya, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja disebut tidak banyak mempengaruhi izin investasi industri hulu minyak dan gas atau migas.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memastikan bahwa proses perizinan investasi industri hulu migas tidak terganggu lentaran tahapan perizinan merujuk kepada Undang-Undang Nomor 2 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

"Belum banyak pengaruhnya karena sebenarnya revisi UU Migas belum jadi. Tetapi ada beberapa yang bisa kita nyantel ke situ, itu bisa mempercepat," kata Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman di Bali saat gelaran The 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas (IOG), Selasa (30/11/2021).

Fatar menyampaikan belum selesainya revisi UU tentang Migas itu memang mengesankam tidak adanya kepastian hukum bagi pelaku industri hulu migas. Ia mengakui bahwa aturan yang ada saat ini memang sedikit menyulitkan proses izin investasi.

"Kita dengan Kementerian ESDM itu sedang menggarap melibatkan instansi-instansi, lain bagaimana caranya perizinan mudah dan cepat. Kami lagi menyiapkan draft Raperpres," ujar Fatar.

Rancangan Peraturan Presiden itu disiapkan apabila aturan yang terdapat dalam UU Cipta Kerja belum bisa diterapkan. Nantinya izin investasi industri hulu migas dapat mengacu Reperpres.

"Ya, dia memang independen. Karena kan kalau kita lihat dari UU Cipta Kerja itu turunan-turunannya kami masih melihat belum ada sinergi dari antar instansi. Sepertinya masing-masing interpretasi beda-beda. Makanya kita usulkan itu, Raperpres perizinan hulu migas," ujar Fatar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angelo Alessio Marah, Maman Akui Persija Main Jelek di Babak Pertama Lawan Bali United

Angelo Alessio Marah, Maman Akui Persija Main Jelek di Babak Pertama Lawan Bali United

Bola | Jum'at, 26 November 2021 | 12:26 WIB

Ada Abimanyu hingga Boaz, Ini Daftar Pemain Indonesia yang Bangkit dari Cedera Parah

Ada Abimanyu hingga Boaz, Ini Daftar Pemain Indonesia yang Bangkit dari Cedera Parah

Bola | Rabu, 17 November 2021 | 11:46 WIB

Persija Inkonsisten, Maman Abdurrahman: Semua Tim Ingin Kalahkan Macan Kemayoran

Persija Inkonsisten, Maman Abdurrahman: Semua Tim Ingin Kalahkan Macan Kemayoran

Bola | Kamis, 04 November 2021 | 19:55 WIB

Tak Secemerlang Seri Perdana, Penampilan Bek-bek Persija Jadi Sorotan

Tak Secemerlang Seri Perdana, Penampilan Bek-bek Persija Jadi Sorotan

Bola | Rabu, 03 November 2021 | 14:40 WIB

Maman Abdurrahman: Persija Banyak Bikin Kesalahan Sendiri

Maman Abdurrahman: Persija Banyak Bikin Kesalahan Sendiri

Bola | Selasa, 02 November 2021 | 16:27 WIB

Performa Lawan Persebaya Bikin Gusar, Angelo Alessio: Persija Tak seperti Main Sepakbola!

Performa Lawan Persebaya Bikin Gusar, Angelo Alessio: Persija Tak seperti Main Sepakbola!

Bola | Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:07 WIB

Diserbu Pemain Muda, Penggawa Senior Persija Harus Kerja Lebih Keras

Diserbu Pemain Muda, Penggawa Senior Persija Harus Kerja Lebih Keras

Bola | Rabu, 13 Oktober 2021 | 13:52 WIB

Terkini

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:30 WIB

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:56 WIB

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:55 WIB

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:47 WIB

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:43 WIB

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:39 WIB