Wagub DKI Beberkan Harga Sumur Resapan, Satu Lubang Capai Belasan Juta Rupiah

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 02 Desember 2021 | 15:20 WIB
Wagub DKI Beberkan Harga Sumur Resapan, Satu Lubang Capai Belasan Juta Rupiah
Ilustrasi sumur resapan di Jakarta. Wagub DKI Beberkan Harga Sumur Resapan, Satu Lubang Capai Belasan Juta Rupiah. (Antara/Indrianto Eko Suwarso/wsj)

Suara.com - Proyek sumur resapan di Jakarta belakangan ini menjadi sorotan. Pasalnya, terdapat sejumlah permasalahan yang muncul ketika drainase vertikal ini dibuat. Misalnya, seperti sumur yang amblas hingga ditutup pot bunga karena membahayakan jalan.

Proyek ini juga kerap dinilai tidak efektif hingga akhirnya DPRD DKI Jakarta menghapus anggarannya di 2022.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria membeberkan harga untuk membangun sumur resapan ini. Ia menjelaskan ada dua jenis drainase vertikal yang dibuat di ibu kota, yakni tipe Buis Beton dan Modular.

Keduanya memiliki harga pembuatan yang berbeda, dengan besaran paling mahal hingga belasan juta rupiah.

"Untuk Buis Beton harga berkisar di 13,2 juta tipe buis beton berlubang heavy duty, ini harga termahal Adhi Mix. Sedangkan untuk tipe Modular harga berkisar di 7,3 juta per m3 (Meter kubik)," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/12/2021).

Ia menyebut total sumur resapan yang sudah terpasang sampai saat ini lebih dari 19.042 titik di seluruh wilayah Jakarta. Kemampuan daya tampung airnya diperkirakan sebesar 37.369 meter kubik.

Ia menyebut sampai sekarang pembangunan sumur resapan masih berjalan. Untuk tahun ini saja, bakal dibangun sebanyak 26.932 titik dengan daya tampung air 53.050 m3.

Karena anggaran tahun 2022 dihapus, Riza menyebut nantinya pihaknya akan fokus dalam pembuatan waduk. Nantinya Suku Dinas Sumber Daya Air yang akan melakukan penggarapannya.

Meski demikian, drainase vertikal akan tetep dilakukan oleh pihak non Pemprov, seperti pihak swasta, masyarakat, lembaga pemerintahan lain yang memegang porsi lebih besar.

baca juga

"Porsi pemprov sendiri dilihat dari aset adalah sebanyak 8,9 persen. swasta 35-an persen, masyarakat 53-an persen," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPRD DKI Coret Usulan Anggaran Rp 330 Miliar untuk Sumur Resapan pada 2022

DPRD DKI Coret Usulan Anggaran Rp 330 Miliar untuk Sumur Resapan pada 2022

Jakarta | Kamis, 02 Desember 2021 | 06:08 WIB

Sumur Resapan di Jaksel Ambles hingga Dipasang Pot, Pemkot: Kurang Padat Semennya

Sumur Resapan di Jaksel Ambles hingga Dipasang Pot, Pemkot: Kurang Padat Semennya

News | Rabu, 01 Desember 2021 | 22:16 WIB

Pemprov Jabar Gandeng Danone-Aqua Bangun Sumur Resapan Melalui Program Hansip-Cai

Pemprov Jabar Gandeng Danone-Aqua Bangun Sumur Resapan Melalui Program Hansip-Cai

Jabar | Rabu, 01 Desember 2021 | 15:10 WIB

Ada Sumur Resapan Rusak Tak Sampai Sebulan, Wagub DKI Minta Warga Lain Lapor

Ada Sumur Resapan Rusak Tak Sampai Sebulan, Wagub DKI Minta Warga Lain Lapor

News | Senin, 29 November 2021 | 21:50 WIB

Terkini

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

iQOO Pad Ultra Segera Rilis 29 September: BawaLayar OLED 8,8 Inci, Snapdragon Generasi Baru

iQOO Pad Ultra Segera Rilis 29 September: BawaLayar OLED 8,8 Inci, Snapdragon Generasi Baru

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

Usia 41 Tahun, Kapal Induk Garibaldi Bakal Diretrofit Agar Bisa Beroperasi 2 Dekade Lagi

Usia 41 Tahun, Kapal Induk Garibaldi Bakal Diretrofit Agar Bisa Beroperasi 2 Dekade Lagi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:58 WIB

Pria Viral Tendang Wanita di Senayan City Ditangkap

Pria Viral Tendang Wanita di Senayan City Ditangkap

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 14:58 WIB

Bagaimana Cara Memilih Cleansing Balm yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Perhatikan 6 Hal Ini

Bagaimana Cara Memilih Cleansing Balm yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Perhatikan 6 Hal Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 14:55 WIB

Dua Sesar Aktif Membelah Surabaya, Ancaman yang Tak Bisa Diprediksi

Dua Sesar Aktif Membelah Surabaya, Ancaman yang Tak Bisa Diprediksi

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 14:52 WIB

Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya

Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:45 WIB

Bawa Bukti Akta 2013, Febrie Adriansyah Protes Tanah Disita Sebelum Tempus Perkara TPPU

Bawa Bukti Akta 2013, Febrie Adriansyah Protes Tanah Disita Sebelum Tempus Perkara TPPU

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:44 WIB

Ada Selisih 2 Tahun, Kuasa Hukum Febrie Persoalkan Rentang Waktu Perkara TPPU

Ada Selisih 2 Tahun, Kuasa Hukum Febrie Persoalkan Rentang Waktu Perkara TPPU

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:44 WIB

×