alexametrics

BMKG Prakirakan Puncak Musim Hujan Antara Januari Hingga Februari 2022

Chandra Iswinarno | Ummi Hadyah Saleh
BMKG Prakirakan Puncak Musim Hujan Antara Januari Hingga Februari 2022
Ilustrasi hujan (pixabay)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa sebagai besar wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia saat ini sudah memasuki musim hujan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab dalam jumpa pers yang dilakukan secara virtual pada Jumat (3/12/2021).

"Sebagian besar wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan. Ada sedikit saja di wilayah Sulawesi Selatan bagian timur,  Maluku. Tapi secara umum sebagainya besar wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan," ujarnya.

Kemudian, Fachri memaparkan secara umum, puncak musim hujan diperkirakan terjadi mulai Januari hingga Februari 2022. Namun, dia mengatakan, puncak musim hujan di Indonesia beragam. 

Baca Juga: Catat! Berikut Daftar Titik Evakuasi Jika Terjadi Tsunami 8 Meter Cilegon

Seperti di Sumatera Utara, Sumatera Barat,  Aceh, Riau, Bengkulu, Jambi puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Desember. 

Sementara puncak musim hujan di wilayah Sumatera Selatan, Lampung, Jawa, Kalimantan, NTT, NTB dan Bali diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2022.

"Sumatera Selatan, Lampung sebagian besar Jawa antara Januari hingga Februari dan juga Kalimantan pada umumya Januari Februari.  Jadi Bali, NTT dan NTB puncak musim hujan Januari, Februari.  secara umum yang puncak musim hujan di Indonesia itu antara Januari hingga Februari," tutur dia.

Selain itu, Fachri menuturkan BMKG terus melakukan pemantauan siklon tropis melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC).

Pasalnya pada April 2021 lalu, wilayah NTT dilanda dampak siklon tropis seroja yang menimbulkan banyak korban jiwa. 

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Kalbar Hingga Seminggu ke Depan

"Kami terus memantau melalui Jakarta TCWC karena antara November hingga April adalah pertumbuhan siklon tropis di selatan," kata Fachri. 

Komentar