alexametrics

Pemprov Jateng Siap Bantu Tangani Bencana Erupsi Gunung Semeru

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Pemprov Jateng Siap Bantu Tangani Bencana Erupsi Gunung Semeru
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. (Dok: Pemprov Jateng)

Semua pihak harus dalam satu rantai koordinasi dalam menangani bencana.

Suara.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap membantu Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam penanganan bencana Gunung Semeru yang meletus pada Sabtu (4/12/2021) sore.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan, dalam penanganan bencana, semua harus dalam satu rantai koordinasi. Sehingga, lanjutnya, pihaknya akan menjalin koordinasi dengan BPBD dan PMI kabupaten/kota terdampak, dan Provinsi Jatim.

"Karena semua harus satu koordinasi, maka kita akan koordinasi dahulu dengan BPBD Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang, serta daerah terdampak lainnya. Biarkan mereka mengidentifikasi, kita tidak perlu datang dahulu tetapi kita koordinasi dengan pemerintah setempat terkait apa saja yang dibutuhkan," kata Taj Yasin, di Demak, Minggu, (5/12/2021).

Taj Yasin yang juga merupakan Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Jateng menjelaskan, apabila Pemerintah Jawa Timur membutuhkan bantuan dalam penanganan bencana gunung meletus, pihaknya segera berkoordinasi untuk menyalurkan bantuan maupun tim relawan untuk membantu sesama.

Baca Juga: Hingga Minggu Malam, Jumlah Korban Meninggal Akibat Erupsi Semeru Berjumlah 14 Orang

"Demikian pula PMI Jateng, akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait sekaligus menunggu instruksi dari PMI dan BPBD Jatim, maupun instansi terkait lainnya," katanya.

Lebih jauh, Taj Yasin mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mendoakan warga di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Dia menganggap kalau doa dan dukungan sosial sangat diperlukan supaya para korban dapat bertahan dan melampaui cobaan tersebut.

Dia menyebutkan, Pemprov Jateng sudah terbiasa membantu daerah-daerah lain, bahkan hingga luar pulau yang dilanda bencana alam. Tidak hanya bantuan bahan makanan, tetapi juga menerjunkan relawan ke lokasi bencana.

"PMI adalah gerakan kemanusiaan. Sehingga kalau memang diperlukan, kami akan segera bergerak. Dulu pas ada bencana di Ambon, Palu, kami langsung siapkan skema agar bisa memberikan bantuan. Saya rasa kali ini juga bisa," pungkasnya.

Baca Juga: Korban Tewas Erupsi Gunung Semeru Bertambah jadi 14 Orang, 56 Lainnya Luka-luka

Komentar