Selain Ditakut-takuti, Pembalap Liar Pondok Indah Pukuli Brigadir Iwan Pakai Pistol Korek

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Rabu, 08 Desember 2021 | 13:38 WIB
Selain Ditakut-takuti, Pembalap Liar Pondok Indah Pukuli Brigadir Iwan Pakai Pistol Korek
Polda Metro Jaya merilis kasus pengeroyokan Brigadir Irawan di lokasi balap liar di Pondok Indah. Selain Ditakut-takuti, Pembalap Liar Pondok Indah Pukuli Brigadir Iwan Pakai Pistol Korek. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Polisi menyita barang bukti berupa pistol korek api dari komplotan pembalap liar yang mengeroyok Brigadir Irawan. Pistol korek tersebut salah satunya digunakan pelaku untuk memukul korban. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan selain dipergunakan untuk memukul Brigadir Irawan, pistol korek itu dibawa oleh korban untuk menakut-nakuti.

"Itu pistol korek, bukan senjata api. Itu untuk menakut-nakuti dan memukul korban," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/12/2021).

Zulpan menyebut total ada enam tersangka yang ditangkap dalam kasus ini. Masing-masing berinisial FP, JW, N, FA, BB, dan A. 

"Jadi ada enam orang mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka," tuturnya. 

Barang bukti yang disita Polda Metro Jaya terkait kasus pengeroyokan Brigadir Iwan. (Suara.com/M Yasir)
Barang bukti yang disita Polda Metro Jaya terkait kasus pengeroyokan Brigadir Iwan. (Suara.com/M Yasir)

Tampang Tersorot CCTV

Menurut Zulpan, para tersangka ditangkap oleh jajaran Polres Metro Jakarta Selatan, pada Selasa (7/12) malam. Mereka dapat menangkap pelaku dengan cepat berbekal rekaman video dari CCTV. 

"Di situ terlihat jelas wajah-wajah mereka para tersangka," katanya.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 212 KUHP Juncto Pasal 214 KUHP. Mereka terancaman hukuman 8 tahun 6 bulan penjara.  

baca juga

Viral

Brigadir Irwan menjadi bulan-bulanan komplotan pemuda yang hendak melakukan aksi balap liar di Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Peristiwa ini terekam kamera hingga videonya viral di media sosial. 

Video tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @merekamjakarta. Dalam keterangannya disebut terjadi pada Selasa (7/12) malam.

Semula berawal ketika Brigadir Irwan bersama istri dan keluarga tengah melintas dari arah Ciputat menuju Manggarai. Setiba di Bundaran Pondok Indah arah Permata Hijau kendaraan yang dikemudikan Brigadir Irwan dihalau. 

Brigadir Irwan yang merupakan anggota Sabhara Polres Tangerang Selatan itu kemudian turun dari mobil, berinsiatif mengecek keadaan. Ternyata, komplotan pemuda itu menutup jalan untuk aksi balap liar. 

Selanjutnya, Brigadir Irwan mengambil salah satu kunci motor kelompok pemuda balap liar tersebut. Namun, mereka melawan dan mengeroyoknya seraya berteriak 'Polisi Gadungan'.

"Polisi gadungan," teriak salah satu pelaku. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Terkini Bripda Irwan Usai Dikeroyok Komplotan Balap Liar di Pondok Indah

Kondisi Terkini Bripda Irwan Usai Dikeroyok Komplotan Balap Liar di Pondok Indah

Jakarta | Selasa, 07 Desember 2021 | 21:12 WIB

Diteriaki Polisi Gadungan, Anggota Polri Dikeroyok Geng Motor Saat Bubarkan Balap Liar

Diteriaki Polisi Gadungan, Anggota Polri Dikeroyok Geng Motor Saat Bubarkan Balap Liar

Jogja | Selasa, 07 Desember 2021 | 21:06 WIB

Viral Anggota Sabhara Polres Tangsel Dikeroyok Komplotan Pemuda Balap Liar

Viral Anggota Sabhara Polres Tangsel Dikeroyok Komplotan Pemuda Balap Liar

Jakarta | Selasa, 07 Desember 2021 | 20:48 WIB

Resmikan Gerai ke-9 di PIM, LEGO Certified Store Hadirkan Konsep Retailtainment

Resmikan Gerai ke-9 di PIM, LEGO Certified Store Hadirkan Konsep Retailtainment

Lifestyle | Sabtu, 04 Desember 2021 | 08:59 WIB

Terkini

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:13 WIB

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:00 WIB

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:05 WIB

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:04 WIB

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:03 WIB

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:06 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

×