Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022: China Kecam Boikot Diplomatik AS

Siswanto, BBC

Rabu, 08 Desember 2021 | 15:13 WIB
Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022: China Kecam Boikot Diplomatik AS
BBC

Suara.com - China memperingatkan Amerika Serikat akan mendapatkan ganjaran karena keputusan memboikot secara diplomatik Olimpiade Musim Dingin karena alasan catatan hak asasi Beijing.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian mengatakan rencana Amerika Serikat (AS) mengganggu Olimpiade akan gagal dan Washington akan kehilangan kredibilitas.

AS menyebut tindakan genosida China terhadap Muslim Uighur di Xinjiang adalah alasan tidak mengirim delegasi diplomatik ke Olimpiade. Para atlet AS tetap akan ikut bertanding pada Olimpiade bulan Februari itu.

Inggris, Jepang dan Australia mengatakan belum mengambil keputusan apakah akan ikut memboikot secara diplomatik.

Zhao Lijian juga mengatakan China akan "mengambil langkah balasan" namun tidak memberi rincian lebih lanjut.

"Amerika Serikat akan menanggung akibatnya atas kesalahannya sendiri, silakan tunggu saja," tegasnya.

AS mengatakan Senin (06/12) bahwa mereka tidak akan mengirim diplomat ke Beijing karena catatan HAM China.

Dalam keterangan kepada media Selasa (07/12), Zhao menuduh AS melanggar "kenetralan politik dalam olahraga" dan mengatakan boikot itu "berdasarkan rumor dan kebohongan".

Hubungan antara China dan AS tegang dalam beberapa waktu terakhir. Beijing menyanggah keras tuduhan AS terkait tindakan represif Beijing terhadap minoritas Uighur di Xinjiang.

baca juga

Hubungan kedua negara juga memburuk karena langkah China menekan kebebasan di Hong Kong dan juga terkait pemain tenis Peng Shuai, yang tak terlihat di depan umum selama berminggu-minggu setelah ia menuduh pejabat tinggi China memperkosanya.

Asosiasi Tenis Putri Dunia minggu lalu membatalkan semua turnamen di China karena "sangat ragu-ragu" atas keselamatan Peng.

'Langkah politik'

Pejabat tingi pemerintah - dari AS dan negara-negara lain - biasanya hadir dalam Olimpiade. Tahun ini, Jill Biden, istri Presiden Joe Biden, hadir dalam Olimpiade di Tokyo.

Tetapi Senin (06/12) lalu, juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan AS tidak akan ikut serta dalam "kemeriahan" Olimpiade. Ia mengatakan tidak akan mengirimkan delegasi resmi pada Olimpiade Musim Dingin 2022 "untuk mengirimkan pesan jelas."

"Perwakilan diplomatik dan perwakilan resmi akan menganggap pesta olahraga ini sebagai kegiatan yang biasa di tengah...pelanggaran hak asasi manusia mengerikan dan kekejaman di Xinjiang," katanya. "Kami tak bisa melakukan itu."

Namun Psaki menambahkan pemerintah AS tidak merasa tepat untuk "juga mengikutkan atlet yang terus berlatih untuk pesta olahraga ini."

Di media sosial China, Weibo, pencarian topik "Boikot AS atas Olimpiade Musim Dingin Beijing" disensor pada Selasa (07/12) pagi.

Sebagian besar komentar di bawah unggahan pengumuman resmi media resmi Global Times juga dihapus, dan hanya ada delapan dari hampir 1.500 komentar yang tidak dihapus.

"Olimpiade adalah untuk atlet, apa kaitannya dengan...politikus? Bahkan bilapun Anda memboikit, orang yang terdampak adalah dari negaramu saja (termasuk atlet)," kata salah satu komentar.


China berupaya menanggapi kejadian dalam beberapa hari ini dengan menyebut langkah itu tak relevan.

Para pejabat mengatakan pembatasan Covid berarti Beijing dan Komite Olimpiade tidak akan mengundang para tamu. Jadi keputusan ini bisa dianggap sebagai petanda lain adanya "mentalitas perang dingin."

Namun, hampir selalu tidak mungkin Presiden Joe Biden atau pejabat tinggi lain akan hadir ke pesta olahraga yang diselenggarakan oleh pemerintah yang mereka sebutkan melakukan genosida.

Menjelang keputusan ini, salah seorang diplomat AS yang saya tanya mengatakan mereka akan memberikan informasi kepada para atlet tentang apa yang terjadi di Xinjiang dan Hong Kong. Mereka menyebut sebagai "obrolan sampingan penting" di antara atlet selama pertandingan di Beijing.

Apakah Inggris akan mengikuti langkah AS? London secara resmi tidak menuduh rezim Presiden Xi Jinping melakukan genosida, namun Menteri Luar Negeri Liz Truss dilaporkan mengatakan hal itu dalam pembicaraan pribadi.

Beberapa bulan lalu, pejabat tinggi Inggris yang terlibat dalam kebijakan di China, mengatakan mereka akan dilihat sebagai wayang Amerika bila mengikuti boikot.


Dukungan bipartisan

Di AS, boikot diplomatik didukung oleh politikus partai Demokrat dan Republik.

Ketua DPR Nancy Pelocy mengatakan AS dan dunia "tidak bisa membiarkan seolah-olah tak ada yang salah dengan menyelenggarakan Olimpiade di negara yang melakukan genosida."

Sejumlah politikus, mengatakan boikot diplomatik tidak cukup. Seorang senator dari Partai Republik Tom Cotton menyebutnya "langkah setengah-setengah" dan mengatakan pemerintah harus memboikot penuh Olimpiade.

Negara-negara lain juga mempertimbangkan langkah serupa. Wakil PM Inggris Dominic Raab mengatakan Inggris akan memutuskan pada waktunya apakah akan memboikot atau tidak. Ia menambahkan, menurut pendapat pribadinya ia tidak akan hadir. Para pejabat di Jepang dan Australia juga mengatakan tengah membicarakan langkah itu.

Lithuania mengumumkan boikot diplomatik minggu lalu setelah China menurunkan hubungannya dengan negara itu karena sengketa soal Taiwan. Beijing mengganggap Taiwan sebagai bagian dari China, namun Taipeh menganggap mereka independen.

Selandia Baru mengatakan para pejabat tidak akan hadir karena tingginya kasus Covid-19. "Namun kami menjelaskan ke China beberapa kali kekhawatiran kami soal hak asasi," kata Wakil Perdana Menteri Grant Robertson.

Boikot pemerintahan Biden untuk Olimpiade Musim Dingin 2022 ini berbeda dengan apa yang dilakukan AS pada 1980, dengan menarik semua atlet dari Olimpiade Moskow untuk memprotes invasi Soviet ke Afghanistan setahun sebelumnya.

Uni Soviet dan sekutunya, ketika itu, memboikot Olimpiade 1984 di Los Angeles.

AS sendiri akan menyelenggarakan Olimpiade pada 2028 di Los Angeles.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip Desa Olimpiade Musim Dingin: Selesai Tepat Waktu!

Intip Desa Olimpiade Musim Dingin: Selesai Tepat Waktu!

Video | Senin, 06 Oktober 2025 | 09:10 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×