Beri Pesan Penting ke Jokowi di Sisa Masa Jabatan, Pengamat: Agar Seperti Presiden Ke-6

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Jum'at, 10 Desember 2021 | 06:40 WIB
Beri Pesan Penting ke Jokowi di Sisa Masa Jabatan, Pengamat: Agar Seperti Presiden Ke-6
Presiden Jokowi dan SBY di Istana Merdeka pada 2017 [BPMI Setpres]

Suara.com - Masa Jabatan Joko Widodo sebagai presiden masih tersisa kurang lebih 3 tahun lagi. Untuk itu, ia diingatkan untuk memastikan para menteri tetap loyal hingga akhir masa jabatan.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, pesan untuk Presiden Jokowi di sisa masa jabatanya tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto.

Ia mengatakan, menteri-menteri harus tetap loyal kepada Jokowi untuk menyelesaikan tugasnya hingga akhir masa jabatan nanti.

Mengingat pada saat ini sudah banyak menteri-menteri yang disibukkan untuk persiapan Pemilu 2024.

Hal itu, menurut Hari harus dilakukan Presiden Jokowi agar bisa mengakhiri masa jabatan layaknya presiden ke-6, SBY yang bisa soft landing.

"Hal itu agar Jokowi soft landing seperti Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)," kata Hari dikutip dari Wartaekonomi.co.id, Jumat (10/12/2021).

Lebih lanjut, Hari menyebut bahwa SBY dengan dua periode yang sukses merangkul semua komponen sampai akhir pemerintahannya.

Catatan apik SBY tersebut bisa menjadi catatan bagi Jokowi dan jajarannya.

"Jokowi harus memastikan dan merangkul koalisi parpol yang mengusungnya," katanya.

Hal itu harus diperhatikan agar tidak berpotensi membuka kemungkinan ruang oposisi menuju 3 tahun terakhir pemerintahan. Ia menuturkan, membuka ruang oposisi akan berdampak fatal untuk Jokowi.

 "Jangan sampai di akhir pemerintahan Jokowi malah sebaliknya," ungkap dia.

Presiden Joko Widodo (Bidik layar/BPMI)
Presiden Joko Widodo (Bidik layar/BPMI)

Sebelumnya diketahu, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyoroti fenomena para menteri di Kabinet Jokowi yang berniat mencalonkan diri sebagai capres 2024.

Ia mengatakan bahwa menteri Presiden Jokowi punya hak untuk ikut Pilpres 2024, namun ada hal lain yang menurutnya harus diperhatikan.

Herzaky menyebut para menteri harus memberikan kerja nyata agar masyarakat bisa menilai dan memberi dukungan.

"Setelah itu, baru turun gelanggang di 2024 dengan meninggalkan warisan yang baik untuk penerusnya, seperti yang pernah dilakukan oleh Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)," ujarnya, Rabu (8/12/2021), dilansir dari Wartaekonomi.co.id.

Terkait pandemi Covid-19 yang masih persoalan besar di tanah air, Herzaky berharap agara para menteri di Kabinet Jokowi lebih berfokus pada pekerjaan masing-masing demi mengatasi pandemi dan dampaknya. Ia meminta agar mereka mengesampingkan dulu urusan pilpres 2024.

"Setiap warga negara Indonesia, termasuk para menteri, memiliki hak dan sah-sah saja jika berkeinginan menjadi calon presiden di 2024," ujar Herzaky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inginkan Perizinan Investor yang Sederhana, Jokowi: Jangan Sampai Investor Kapok

Inginkan Perizinan Investor yang Sederhana, Jokowi: Jangan Sampai Investor Kapok

News | Kamis, 09 Desember 2021 | 17:31 WIB

Tiba di Bandara Silangit, Wapres Ma'ruf Amin Disambut Kapolda Sumut

Tiba di Bandara Silangit, Wapres Ma'ruf Amin Disambut Kapolda Sumut

Sumut | Kamis, 09 Desember 2021 | 17:27 WIB

Ingin Buat Perubahan dan Tingkatkan Toleransi, Ini Saran Staf Khusus Presiden RI

Ingin Buat Perubahan dan Tingkatkan Toleransi, Ini Saran Staf Khusus Presiden RI

Lifestyle | Kamis, 09 Desember 2021 | 17:30 WIB

Ma'ruf Amin: Korupsi Seperti Karat Menggerogoti Besi

Ma'ruf Amin: Korupsi Seperti Karat Menggerogoti Besi

Sumut | Kamis, 09 Desember 2021 | 17:02 WIB

Bagian dari Ramalan Jayabaya, 7 Presiden RI Memiliki Garis Keturunan Suku Jawa

Bagian dari Ramalan Jayabaya, 7 Presiden RI Memiliki Garis Keturunan Suku Jawa

Jawa Tengah | Kamis, 09 Desember 2021 | 16:15 WIB

Disebut Sukses Tangani Berbagai Persoalan Bangsa, Jokowi Diberi Gelar Ini oleh Ketum PBNU

Disebut Sukses Tangani Berbagai Persoalan Bangsa, Jokowi Diberi Gelar Ini oleh Ketum PBNU

News | Kamis, 09 Desember 2021 | 15:43 WIB

Terkini

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB

Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal

Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:22 WIB

Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal

Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:10 WIB

Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni

Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 20:59 WIB

Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ

Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 20:52 WIB