Putranya Digondol Macan Tutul, Wanita Ini Kejar dan Lari Sejauh Satu Mil Tanpa Putus Asa

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Minggu, 12 Desember 2021 | 09:47 WIB
Putranya Digondol Macan Tutul, Wanita Ini Kejar dan Lari Sejauh Satu Mil Tanpa Putus Asa
Ilustrasi macan tutul (Shutterstock).

Suara.com - Seorang ibu di India mengejar macan tutul yang menggondol anaknya. Ia berlari sejauh satu mil dan melawan binatang buas itu dengan tangan kosong.

Menyadur Oddity Central Sabtu (11/12/2021), ibu bernama Kiran Baiga itu berasal dari desa suku Badi Jhiriya, di negara bagian Madhya Pradesh, India.

Ia sedang duduk di luar gubuknya bersama ketiga anaknya, termasuk seorang bayi di pangkuan pada 28 November, ketika seekor macan tutul menerkam anaknya yang berusia enam tahun, Rahul.

Bahkan sebelum dia bereaksi, kucing besar itu sudah mencengkeram rahang putranya dan berlari menuju Taman Nasional Sanjay Gandhi di dekatnya.

Kiran dengan cepat menyerahkan bayinya pada anaknya yang lain, menyuruh mereka untuk tinggal di gubuk dan mulai berlari mengejar macan tutul, dalam upaya putus asa untuk menyelamatkan anaknya.

Ilustrasi anak sedih (pixabay.com)
Ilustrasi anak. (pixabay.com)

Setelah berlari sekitar satu mil di malam hari, Kiran menyusul macan tutul yang sedang duduk bersama mangsanya.

Berbekal naluri keibuan yang kuat, wanita muda itu diduga menerjang kucing itu, membebaskan putranya dari cakarnya dengan tangan kosong.

Namun, macan tutul tidak mau melepas mangsanya dengan mudah dan menyerang Kiran tepat setelah dia membebaskan anaknya.

Kiran menderita luka saat mencoba menangkis serangan macan tutul dan dia mungkin akan berakhir sebagai korban bersama putranya, jika penduduk tak mendengar serangan kucing itu di taman nasional.

Macan tutul putih positif Covid-19. [Twitter/@sandiegozoo]
Ilustrasi macan tutul. [Twitter/@sandiegozoo]

Melihat dan mendengar desa-desa dan mendengar teriakan mereka, kucing itu lari ke hutan.

Jagran English melaporkan Kiran dan anak laki-lakinya mengalami cedera tapi keduanya lolos dan saat ini dirawat di rumah sakit.

Orang-orang suku yang tinggal di dekat Taman Nasional Sanjay Gandhi mengatakan serangan oleh hewan liar seperti itu sangat sering terjadi.

Desa Badi Jhiriya terletak di zona penyangga dan penduduk setempat terus-menerus hidup dalam ketakutan akan kehidupan mereka dan orang-orang yang mereka cintai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Makanan India yang Mendunia, Nomor 4 Jadi Favorit Orang Indonesia

7 Makanan India yang Mendunia, Nomor 4 Jadi Favorit Orang Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 11 Desember 2021 | 14:14 WIB

Adik Selfie dengan Kepala Kakak yang Terpenggal, Pembunuhnya Tak Disangka-sangka

Adik Selfie dengan Kepala Kakak yang Terpenggal, Pembunuhnya Tak Disangka-sangka

News | Kamis, 09 Desember 2021 | 19:49 WIB

Salat Jumat di India Terganggu, Keselamatan Umat Muslim Terancam

Salat Jumat di India Terganggu, Keselamatan Umat Muslim Terancam

Sulsel | Kamis, 09 Desember 2021 | 15:50 WIB

Terkini

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB