Dilanda Kemiskinan, Ibu di Afghanistan Ini Jual Salah Satu Bayi Kembarnya Rp 1,4 Juta

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 13 Desember 2021 | 19:43 WIB
Dilanda Kemiskinan, Ibu di Afghanistan Ini Jual Salah Satu Bayi Kembarnya Rp 1,4 Juta
Sebuah keluarga dari Afghanistan memuat barang-barang mereka di atas kendaraan. [Dok.Antara]

Suara.com - Seorang ibu di Afghanistan terpaksa menjual salah satu bayi kembarnya demi bisa menyelamatkan anak-anak dan tetap bertahan hidup.

Menyadur The Sun Senin (13/12/2021), Bibi (nama samaran), menjual bayinya kepada pasangan Afghanistan yang tak memiliki anak seharga 104 dolar (Rp 1,4 juta).

Bibi mengaku terpaksa menjual salah satu dari bayi kembarnya yang baru berusia empat bulan karena mengalami krisis ekonomi yang mengerikan.

Awal tahun ini, kekeringan menyebabkan Bibi dan suaminya meninggalkan lahan pertanian mereka dan melarikan diri ke kota terdekat.

Sejak itu, ayah dan anak laki-laki tertuanya bekerja sebagai buruh sampai Taliban mengambil alih Afghanistan dan membuat mereka menganggur.

Empat bulan lalu, Bibi melahirkan anak kembar laki-laki dan perempuan. Namun, dengan kondisi ekonomi yang sulit, mereka harus membuat pilihan.

Bibi dan suaminya merasa tidak punya pilihan selain menyerahkan salah satu dari si kembar agar mereka bisa memberi makan seluruh anggota keluarganya.

"Kami tidak punya apa-apa, jadi bagaimana saya bisa merawat mereka?" jelas Bibi kepada badan amal internasional Save the Children.

"Saya menderita karena harus memisahkan mereka. Itu keputusan yang sangat sulit, lebih dari yang bisa Anda bayangkan," sambungnya.

baca juga

Bibi mengatakan bahwa ia didekati oleh pasangan yang tidak memiliki anak dan menawari mereka 104 (Rp 1,4 juta) untuk mengambil bayi laki-lakinya.

Pada awalnya, Bibi menolak tetapi setelah berhari-hari melihat putranya kelaparan, dia memutuskan untuk menyerahkan bayinya.

"Itu sulit," kata Bibi.

"Lebih sulit dari yang bisa Anda bayangkan. Saya menyerahkan anak saya karena kemiskinan. Saya tidak mampu merawatnya dan saya tidak mampu membeli apapun," sambungnya.

Menurut Save the Children, lebih dari 97 persen warga Afghanistan diperkirakan akan tenggelam di bawah garis kemiskinan pada pertengahan 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amir Mahmud: Kemenangan Taliban Itu Kemenangan Kelompok Brutal, Bukan Islam

Amir Mahmud: Kemenangan Taliban Itu Kemenangan Kelompok Brutal, Bukan Islam

News | Senin, 13 Desember 2021 | 18:04 WIB

Berbahan Alami, Pigeon Luncurkan Natural Botanical Baby untuk Kesehatan Kulit Bayi

Berbahan Alami, Pigeon Luncurkan Natural Botanical Baby untuk Kesehatan Kulit Bayi

Health | Senin, 13 Desember 2021 | 16:50 WIB

Ketua IDAI: 80 Persen Kematian Bayi Terjadi Saat 6 Hari Pasca Lahir

Ketua IDAI: 80 Persen Kematian Bayi Terjadi Saat 6 Hari Pasca Lahir

Health | Senin, 13 Desember 2021 | 16:55 WIB

Terkini

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Teroris di Enam Provinsi, Termasuk Riau

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Aaliyah Massaid Punya Kebiasaan Bersihkan Wajah Sebelum Bertemu Anak

Aaliyah Massaid Punya Kebiasaan Bersihkan Wajah Sebelum Bertemu Anak

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:44 WIB

×