Kirim Relawan ke Tempat Bencana Bantu Pemerintah, PKS: Masih Ada Ketimpangan Dimana-mana!

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 16 Desember 2021 | 20:32 WIB
Kirim Relawan ke Tempat Bencana Bantu Pemerintah, PKS: Masih Ada Ketimpangan Dimana-mana!
Ketua Majelis Syura PKS, Salim Segaf Aljufri. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Bencana alam yang terjadi di Indonesia belakangan ini turut menjadi perhatian Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Meski pemerintah dalam UU sudah diamanatkan untuk bertanggungjawab, namun masyarakat disebut masih merasakan ketimpangan dimana-mana.

Ketua Majelis Syura PKS, Salim Segaf Aljufri, mengatakan sebagaimana dalam UU Penanggulangan Bencana Nomor 24 Tahun 2007, pemerintah pusat dan daerah sudah bagus menjalankan tanggung jawabnya merespon bencana. Tapi masyarakat rasakan hal yang berbeda.

"Semua ini adalah tanggung jawab pemerintah pusat, pemerintah daerah yang mereka semua melakukan secara terpadu, terkoordinasi dengan bagus, terencana dan sangat masif dan menyeluruh. Tetapi masyarakat yang melihat apa yang dilakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah masih melihat ketimpangan disana sini, kekurangan di sana-sini," kata Salim dalam acara Apel Siaga Penanggulangan Bencana Relawan PKS di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Kamis (16/12/2021).

Salim turut memberikan contoh dalam menguatkan pernyataannya tersebut. Setiap tahunnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima anggaran sebanyak Rp5 triliun.

Anggaran yang disiapkan Kementerian Keuangan dalam urusan bencana juga ada sebesar Rp11 triliun. Namun, menurut Salim di lapangan dana yang dibutuhkan sebenarnya jauh lebih tinggi yakni Rp20 triliun rupiah.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengunjungi lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru dari sisi Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (15/12/2021). [Komunikasi Kebencanaan BNPB/Apri Setiawan]
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengunjungi lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru dari sisi Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (15/12/2021). [Komunikasi Kebencanaan BNPB/Apri Setiawan]

"Ini masih sangat jauh sekali. Oleh karenanya itu, seluruh anak-anak bangsa harus bersama-sama, disamping juga kita menginginkan pemerintah agar menurunkan bantuan dan dana tepat sasarannya, sehingga dirasakan oleh seluruh komponen bangsa, terutama mereka-mereka yang merasakan dan mendapatkan ujian dan cobaan tersebut," tuturnya.

PKS kata Salim, siap membantu pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat pasca tertimpa bencana. Salah satunya menerjunkan relawan-relawan PKS ke daerah-daerah terdampak bencana.

"Kita sebagai warga negara harus bangkit bersama-sama dengan pemerintah untuk memberikan yang terbaik pada mereka-mereka yang terkena musibah dalam bencana," tuturnya.

Ada 3 hal khusus yang dipesankan Salim kepada relawan-relawan PKS yang akan membantu pemerintah. Pertama karena semangat kemanusiaan, kedua berkaitan dengan kedermawanan dan yang ketiga, soal tolong menolong.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktivitas Gunung Semeru Mereda Pasca Erupsi Kamis Pagi

Aktivitas Gunung Semeru Mereda Pasca Erupsi Kamis Pagi

Malang | Kamis, 16 Desember 2021 | 20:16 WIB

Banjir Lahar Dingin Semeru Kembali Terjadi, Ini Detik-detik Danrem 083 Tarik Para Relawan

Banjir Lahar Dingin Semeru Kembali Terjadi, Ini Detik-detik Danrem 083 Tarik Para Relawan

Jogja | Kamis, 16 Desember 2021 | 19:52 WIB

Wapres Ma'ruf Sebut Hunian Baru Pengungsi Semeru Bakal Usung Konsep Smart Village

Wapres Ma'ruf Sebut Hunian Baru Pengungsi Semeru Bakal Usung Konsep Smart Village

News | Kamis, 16 Desember 2021 | 19:49 WIB

Geger Omicron di Wisma Atlet Jakarta, PKS: Jangan Kecolongan Lagi Seperti Varian Delta

Geger Omicron di Wisma Atlet Jakarta, PKS: Jangan Kecolongan Lagi Seperti Varian Delta

News | Kamis, 16 Desember 2021 | 19:26 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×