Para Ulama Tegaskan Dukungan untuk Sandiaga Uno: Bukan Melihat Partainya tapi Sosok

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Sabtu, 18 Desember 2021 | 18:36 WIB
Para Ulama Tegaskan Dukungan untuk Sandiaga Uno: Bukan Melihat Partainya tapi Sosok
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Suara.com - Sosok Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) diketahui mendapat dukungan dari sejumlah ulama untuk maju di pilpres 2024.

Sayangnya, hal itu justru menuai reaksi keras dari salah satu kader Partai Gerindra yang mencurigai adanya rekayasa dalam deklarasi dukungan yang diberikan untuk Sandi.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, dukungan para ulama kepada Sandiaga Uno sebagai kandidat calon presiden (capres) di ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 murni aspirasi kalangan ulama dan bukan rekayasa seperti yang dituduhkan.

"Itu murni inisiatif kami-kami (kalangan pesantren Jabar) yang peduli untuk kemajuan bangsa negara dan agama kita," tegas KH Abu Taqi Al-Maqsudi, Pengasuh Ponpes Al-Idrisiyah Bogor kepada wartawan, Sabtu (18/12/2021). 

Abu Taqi yang turut hadir dalam deklarasi itu menyebut bahwa ulama merupakan pewaris para nabi (warotsatul anbiya) dan salah satu tugas para nabi yang harus dilaksanakan oleh para pewarisnya adalah membimbing dan menunjukan umatnya, agar tidak salah dalam menentukan sebuah pilihan hidup. 

 "Termasuk dalam menentukan calon pemimpinnya yang akan bisa menjaga dan melindungi mereka dari dunia hingga kebahagiaan akhirat," tegasnya

Lebih lanjut ia menilai, dalam menentukan pilihan calon pemimpin ibarat akan memilih pasangan hidup berumah tangga. Tentunya, kata Abu Taqi, calon ideal yang menjadi dambaan setiap orang adalah yang memiliki bibit, bebet, dan bobot yang sejalan dengan arahan nabi.

"Bang Sandi punya kriteria itu. Sehingga, sangat tepat sekali jika ulama dan pemuda Islam berijtima dan sepakat memilih beliau (menjadi capres 2024)," ucapnya

Disinggung soal dinamika politik yang menilai dukungan para ulama kepada Sandiaga Uno sebagai rekayasa, Abu Taqi menilai bahwa dinamika dalam politik seperti itu merupakan hal yang biasa. 

"Selalu ada hal-hal yang tidak pernah kita duga sebelumnya, tapi itu bagus untuk tarbiyyah (pendidikan kedewasaan umat terhadap sistem perpolitikan yang berlaku di negara kita)," ujarnya.

"Terkait dukungan kami kepada Bang Sandi, bukan karena kami melihat partainya. Akan tetapi karena sosok kepribadian dan kemampuan beliau yang menurut ijtihad kami akan mampu membawa indonesia ke arah yg lebih baik, insya Allah. Apapun partainya, Bang Sandi presidennya," tandas Abu Taqi.

Menparekraf Sandiaga Uno di acara IKA 2021 di Piazza Gandaria City Mall, Jakarta, Sabtu (11/12/2021). (Suara.com/Lilis Varwati)
Menparekraf Sandiaga Uno di acara IKA 2021 di Piazza Gandaria City Mall, Jakarta, Sabtu (11/12/2021). (Suara.com/Lilis Varwati)

Satu suara dengan Abu Taqi, Pengasuh Pondok Pesantren Assalafiyah Sukabumi, KH Lilik Abdul Kholik menegaskan bahwa dukungan para ulama terhadap Sandiaga Uno sebagai capres 2024 bukan rekayasa. 

"Dukungan ini berawal dari obrolan-obrolan kecil, silaturahmi dari pesantren ke pesantren, kepada kyai, lalu muncullah bagaimana Indonesia ke depan, kita juga para pemimpin pesantren tentu harus memikirkan Indonesia ke depan dipimpin pemimpin pemimpin yang lebih baik, dari situlah muncul nama Pak Sandi hingga akhirnya terjadilah deklarasi," paparnya.

"Jadi, kita punya ijtima, ikhtiar untuk mencari calon pemimpin dari calon-calom pemimpin yang sudah ada saat ini, jadi kalau saya lihat, ini adalah aspirasi dari para ulama," lanjutnya.

Terkait dinamika politik menyusul deklarasi dukungan ulama terhadap Sandiaga Uno sebagai capres 2024, Lilik menanggapinya secara santai. Ia bahkan menilainya sebagai hal yang wajar. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

F-PPP DPR Dukung Ijtima Ulama soal Larangan Kawin Kontrak

F-PPP DPR Dukung Ijtima Ulama soal Larangan Kawin Kontrak

Jakarta | Sabtu, 18 Desember 2021 | 16:52 WIB

Sekjen Gerindra Tegas ke Sandiaga Uno: Calon Presidennya Tunggal, Namanya Prabowo Subianto

Sekjen Gerindra Tegas ke Sandiaga Uno: Calon Presidennya Tunggal, Namanya Prabowo Subianto

News | Sabtu, 18 Desember 2021 | 15:42 WIB

Agus Harimurti Yudhoyono Sampaikan Kabar Duka

Agus Harimurti Yudhoyono Sampaikan Kabar Duka

Bogor | Sabtu, 18 Desember 2021 | 13:08 WIB

Rangkul Loyalis Amien Rais, Pengurus DPW Partai Ummat Banten Segera Dilantik

Rangkul Loyalis Amien Rais, Pengurus DPW Partai Ummat Banten Segera Dilantik

Banten | Sabtu, 18 Desember 2021 | 12:25 WIB

Sasar Peluang di Pemilu 2024, Partai Ummat Bakal Gandeng Loyalis Amien Rais

Sasar Peluang di Pemilu 2024, Partai Ummat Bakal Gandeng Loyalis Amien Rais

Jogja | Sabtu, 18 Desember 2021 | 11:10 WIB

Gerindra Kemungkinan Berkoalisi dengan PDIP di Pilpres 2024, Usung Prabowo - Puan?

Gerindra Kemungkinan Berkoalisi dengan PDIP di Pilpres 2024, Usung Prabowo - Puan?

News | Sabtu, 18 Desember 2021 | 10:52 WIB

Terkini

Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda

Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda

News | Senin, 27 April 2026 | 13:56 WIB

Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai

Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai

News | Senin, 27 April 2026 | 13:54 WIB

Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat

Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat

News | Senin, 27 April 2026 | 13:48 WIB

Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan

Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan

News | Senin, 27 April 2026 | 13:44 WIB

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

News | Senin, 27 April 2026 | 13:41 WIB

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 27 April 2026 | 13:40 WIB

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

News | Senin, 27 April 2026 | 13:37 WIB

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

News | Senin, 27 April 2026 | 13:29 WIB

Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat

Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat

News | Senin, 27 April 2026 | 13:27 WIB

Isu Reshuffle Menguat, Qodari: Sepenuhnya Hak Presiden Prabowo

Isu Reshuffle Menguat, Qodari: Sepenuhnya Hak Presiden Prabowo

News | Senin, 27 April 2026 | 13:26 WIB