Kasus COVID-19 di Indonesia Turun, Jokowi: Ini Kerja Gotong Royong

Rizki Nurmansyah, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 22 Desember 2021 | 20:34 WIB
Kasus COVID-19 di Indonesia Turun, Jokowi: Ini Kerja Gotong Royong
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara HUT PSI (Partai Solidaritas Indonesia), Rabu (21/12/2021). [Foto: BPMI Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan penurunan kasus COVID-19 di Indonesia hingga di angka 216 kasus harian per 21 Desember 2021, merupakan hasil kerja keras bersama.

Penurunan kasus COVID-19 tersebut, kata Jokowi, menjadikan Indonesia masuk dalam lima negara di Level 1 penanganan COVID-19.

"Kita (Indonesia) patut bersyukur hari kemarin kita di angka 216 kasus. Dari 56 ribu jatuh ke 216. Dan kita (termasuk) hanya 5 negara yang berada di level 1. Itu yang menentukan bukan kita lho, yang menentukan dari WHO dan juga dari CDC Amerika," ujar Jokowi di acara HUT Partai Solidaritas Indonesia dari siaran langsung di YouTube PSI, Rabu (21/12/2021).

Jokowi teringat pada 15 Juli 2021 lalu saat terjadi lonjakan kasus COVID-19 yang mencapai 56 ribu kasus per hari.

Kondisi COVID-19 di Indonesia, kata Jokowi, mencekam pada Juli 2021 lalu. Ketika itu rumah sakit di Indonesia penuh. Bahkan oksigen dan obat juga habis.

"Itu mencekam, ngeri, menyelesaikan masalah dengan bertumpuk-tumpuk warga kita yang ingin masuk ke ICU, ingin masuk ke kamar tidak ada, berjejer-berjejer di lorong-lorong rumah sakit. Saya melihat betul-betul enggak bisa bicara, oksigen habis. Obat-obat nggak ada. Karena sudah melebihi daya tampung dari rumah sakit, utamanya di Jawa dan Bali pada saat itu. Dan kasus per hari saat itu 56 ribu," ucap dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menekankan kunci keberhasilan penanganan COVID-19 bukanlah kerja satu dua atau tiga orang, namun kerja bersama.

"Banyak orang yang bertanya ke kita, banyak sekali, tidak-tidak, ini bukan kerja satu dua tiga orang, ini kerja gotong royong, semuanya bekerja," tutur Jokowi.

Jokowi menegaskan tidak boleh ada yang mengklaim bahwa keberhasilan penanganan COVID-19 adalah suksesnya Presiden.

baca juga

Ia merasakan semua pihak bergotong royong menangani COVID-19.

"Nggak bisa kalau ada yang mengklaim wah ini suksesnya presiden, nggak ada, nggak boleh seperti itu, karena ini saya rasakan semuanya bekerja. Dan negara lain itu yang ngga punya gotong royong. Dari yang level atas sampai di puskesmas semuanya bekerja keras betul-betul mati-matian," tutur Jokowi.

Indonesia, kata Jokowi, juga bersyukur memiliki puskesmas yang tidak dimiliki negara lainnya.

"Kalau negara lain hanya punya rumah sakit. Kita sampai memiliki 10 ribu puskesmas di Tanah Air," tutur Jokowi.

Tak hanya itu, Kepala Negara menyebut keberhasilan penanganan COVID-19 juga tak tepas dari kerjasama dalam hal program percepatan vaksinasi.

"Kita dosis satu sudah 73 persen, dosis dua sudah 51 persen. Dan anak-anak sudah juga dimulai disuntik 6-11 tahun sudah 1 juta, padahal baru berapa hari. Ini ngga mungkin kerja sendirian, semuanya," pungkas Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Berterima Kasih Kepada NU Untuk Tiga Hal Ini

Presiden Jokowi Berterima Kasih Kepada NU Untuk Tiga Hal Ini

Jatim | Rabu, 22 Desember 2021 | 14:22 WIB

Halim Perdanakusuma akan Ditutup, 3 Skuadron Udara TNI AU Pindah ke Husein Sastranegara

Halim Perdanakusuma akan Ditutup, 3 Skuadron Udara TNI AU Pindah ke Husein Sastranegara

Jabar | Rabu, 22 Desember 2021 | 14:20 WIB

Buka Muktamar NU Ke-34, Jokowi Tawarkan Konsesi Pertanian Dan Minerba Ke Para Santri

Buka Muktamar NU Ke-34, Jokowi Tawarkan Konsesi Pertanian Dan Minerba Ke Para Santri

News | Rabu, 22 Desember 2021 | 14:16 WIB

Pakai Peci dan Sarungan, Jokowi Buka Muktamar ke-34 NU

Pakai Peci dan Sarungan, Jokowi Buka Muktamar ke-34 NU

Foto | Rabu, 22 Desember 2021 | 14:01 WIB

Jokowi Beri Mandat Khusus ke Mantan Panglima TNI Jadi Korlap MotoGP Mandalika

Jokowi Beri Mandat Khusus ke Mantan Panglima TNI Jadi Korlap MotoGP Mandalika

Bali | Rabu, 22 Desember 2021 | 13:54 WIB

Diminta Mundur dari Formula E karena Bahayakan Jokowi, Sahroni: PSI Is My Best Friend

Diminta Mundur dari Formula E karena Bahayakan Jokowi, Sahroni: PSI Is My Best Friend

News | Rabu, 22 Desember 2021 | 13:52 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×