Array

Heboh Anak Pejabat Selipkan Nama Ayah di CV, Langsung Dipecat Presiden

Kamis, 23 Desember 2021 | 16:51 WIB
Heboh Anak Pejabat Selipkan Nama Ayah di CV, Langsung Dipecat Presiden
Ilustrasi surat lamaran kerja (Shutterstock).

Suara.com - Seorang anak pejabat di Korea Selatan membuat heboh karena menyelipkan nama ayah dan jabatannya dalam CV agar diterima saat melamar kerja di salah satu perusahaan konsultan.

Menyadur Hani Kamis (23/12/2021), putra sekretaris presiden senior Gedung Biru, Kim Jin-kook menulis bahwa ayahnya akan memberikan banyak bantuan pada perusahaan jika ia diterima.

"Ayah saya adalah Kim Jin-kook, sekretaris presiden senior untuk urusan sipil," lapor jaringan MBC pada hari Senin. Dia juga menulis akan "berbicara dengan ayahnya tentang mewujudkan impian perusahaan ini," kata laporan itu.

Menanggapi CV itu, Kim menjelaskan putranya telah menjalani perawatan untuk kecemasan dan perilaku kompulsif.

Hal ini berdampak besar pada karir sang ayah dan Presiden Korea Selatan langsung mencopot jabatannya, hanya 12 jam setelah berita ini viral dengan alasan menyalahgunakan jabatan.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (REUTERS/Jung Yeon-Je)
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (REUTERS/Jung Yeon-Je)

"Presiden Moon menerima indikasi dari Sekretaris Presiden Senior untuk Urusan Sipil Kim Jin-kook tentang niatnya untuk mengundurkan diri," kata Park Soo-hyun, sekretaris presiden senior untuk komunikasi publik Gedung Biru.

Mengomentari alasan pemecatan Kim, seorang pejabat senior Gedung Biru mengatakan, "Gedung Biru merasa perlu segera menanggapi sentimen publik."

Pejabat yang sama mengatakan Kim tak terlibat langsung dalam lamaran kerja putranya dan Gedung Biru belum membahas atau membuat rencana untuk memutuskan siapa yang akan menggantikan Kim.

Pada Selasa sore, Kim mengunjungi Pusat Pers Gedung Biru untuk memberikan pernyataan yang mengakui kesalahannya dalam masalah ini dan menegaskan niatnya untuk mundur.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Naik Lagi, Korea Selatan Batasi Waktu Operasi Bar dan Kafe

“Saya merasa bahwa perilaku yang tidak pantas di pihak putra saya sepenuhnya karena kurangnya perhatian saya sendiri,” katanya.

“Saya pikir jika saya memiliki rasa malu sama sekali, hal yang benar untuk dilakukan adalah saya secara alami memikul tanggung jawab. Maka saya mundur," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI