Nataru 2021, Plt Dirjen Hubla Pantau Langsung Pergerakan Angkutan Laut di Jayapura

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 23 Desember 2021 | 18:38 WIB
Nataru 2021, Plt Dirjen Hubla Pantau Langsung Pergerakan Angkutan Laut di Jayapura
Plt Dirjen Hubla, Arif Thoha saat memantau langsung pergerakan angkutan laut nataru di Jayapura (Dok: Kemenhub)

Suara.com - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut (Hubla), Arif Toha memantau langsung pergerakan angkutan laut selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Pelabuhan Jayapura pada Kamis, (23/12/2021).

Arif didampingi oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Jayapura, Capt Rony Fahmi berserta rombongannya. Mereka tampak meninjau posko Nataru di Pelabuhan Jayapura yang beranggotakan perwakilan dari KSOP, TNI/Polri dan stakeholder terkait.

Arif mengatakan, pemantauan dilakukan untuk memastikan kelancaran pergerakan angkutan laut Nataru di wilayah tersebut.

"Selain itu, saya memantau langsung juga untuk memberikan semangat kepada petugas Posko yang telah mengorbankan waktu dan tenaganya agar perjalanan para penumpang kapal Nataru berlangsung lancar, aman, selamat dan sehat," tutur Arif.

Pada kesempatan tersebut, Arif juga melihat langsung kondisi pelabuhan dan menyapa beberapa calon penumpang kapal Nataru di Pelabuhan Jayapura.

"Selalu utamakan keselamatan pelayaran, jangan memaksakan diri naik ke atas kapal dan jagalah keamanan serta keselamatan diri sendiri, barang bawaannya dan bersama-sama menjaga peralatan keselamatan di atas kapal yang ditumpangi karena kapal ini milik bersama," pesam Arif.

Tak lupa, Arif juga mengingatkan para penumpang untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi dan memperketat protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Kepala KSOP Kelas II Jayapura, Capt. Roni Fahmi mengatakan, pelaksanaan angkutan laut Nataru di Pelabuhan Jayapura berjalan lancar, selamat dan aman. Pihaknya dan PT Pelni juga menyiapkan langkah antisipasi dalam menghadapi lonjakan penumpang.

Tercatat ada lima kapal PT Pelni yang disiapkan untuk mengangkut penumpang kapal Nataru disamping juga tersedia 5 kapal perintis, 1 kapal swasta dengan jumlah total kapal sebanyak 11 kapal.

baca juga

"Lima kapal Pelni yang melayani penumpang di Jayapura yaitu KM. Dobonsolo, Gunung Dempo, Labobar, Sinabung dan Ciremai. Kapal-kapal tersebut akan mengangkut penumpang dari Jayapura, Biak, Serui, Nabire, Manokwari, Sorong, Ambon dan Makassar," jelas Capt. Roni.

Pada kesempatan tersebut, Capt. Roni mengimbau para calon penumpang kapal untuk membeli tiket jauh-jauh hari guna menghindari penumpukan penumpang di terminal pelabuhan dan selalu memantau jadwal kedatangan kapal.

"Tiket kapal Pelni juga sudah bisa dibeli secara online, lakukan pembelian tiket kapal pelni secara online untuk menghindari praktek percaloan," ujar Roni.

Hadir pada kesempatan tersebut, Akademisi Universitas Cenderawasih dan Ketua Analisis Papua Strategis, Laus D.C. Rumayom sangat mengapresiasi kinerja Kementerian Perhubungan sebagai Kementerian teknis khususnya Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang telah menjaga, mengawal dan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang transportasi laut serta menjalankan Program Strategis Nasional Bapak Presiden RI Joko Widodo dalam implementasi pembangunan kesejahteraan Papua dan Papua Barat sesuai amanah Otonomi Khusus dan Inpres Nomor 9 tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat, seperti layanan publik Angkutan Laut Perintis penumpang dan barang, Angkutan PSO kapal penumpang, dan tentu yang menjadi primadona adalah Tol Laut.

Terkait Tol Laut, Kasie Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Kelas II Jayapura, Willem Thobias Fofid menjelaskan bahwa trayek Tol Laut T-19 lintas Papua terus bergeliat naik tingkat distribusi logistik dimana pada voyage 12 muatan berangkat mencapai 23 tujuan Kota/Kabupaten Jayapura serta 6 kontainer muatan balik dengan tujuan Kabupaten Merauke dan Pomako Mimika.

"Hal ini tentu sebagai kesiapan angkutan laut untuk kebutuhan logistik dalam peringatan Natal dan Tahun Baru di Papua," tutup Willem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkot Metro Larang Tempat Wisata Beroperasi di Masa Libur Nataru

Pemkot Metro Larang Tempat Wisata Beroperasi di Masa Libur Nataru

Lampung | Kamis, 23 Desember 2021 | 11:37 WIB

Gubernur Kepri Tak Larang Mudik Saat Nataru

Gubernur Kepri Tak Larang Mudik Saat Nataru

Batam | Kamis, 23 Desember 2021 | 11:25 WIB

Puluhan Ribu Botol Miras Dimusnahkan, Bau Alkohol Menyengat di Karawang

Puluhan Ribu Botol Miras Dimusnahkan, Bau Alkohol Menyengat di Karawang

Bekaci | Kamis, 23 Desember 2021 | 11:07 WIB

Antisipasi Makanan Kedaluwarsa Saat Nataru, Pemkot Jogja Gelar Inspeksi ke Swalayan

Antisipasi Makanan Kedaluwarsa Saat Nataru, Pemkot Jogja Gelar Inspeksi ke Swalayan

Jogja | Kamis, 23 Desember 2021 | 11:05 WIB

Tol Pekanbaru-Dumai Tak Disekat selama Nataru, Pastikan Pakai PeduliLindungi

Tol Pekanbaru-Dumai Tak Disekat selama Nataru, Pastikan Pakai PeduliLindungi

Riau | Kamis, 23 Desember 2021 | 10:23 WIB

4 Himbauan Pemprov Sulsel Selama Perayaan Natal dan Tahun Baru 2022

4 Himbauan Pemprov Sulsel Selama Perayaan Natal dan Tahun Baru 2022

Sulsel | Kamis, 23 Desember 2021 | 10:16 WIB

Terkini

Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi

Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:52 WIB

Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:46 WIB

Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih

Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:46 WIB

Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:38 WIB

Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi

Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:35 WIB

Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan

Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku

Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:21 WIB

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:16 WIB

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:04 WIB

Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum

Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:00 WIB

×