Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

Pebriansyah Ariefana

Senin, 13 Juli 2026 | 11:46 WIB
Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS
Rudal Iran (Tasnimnews)
baca 10 detik
  • Pasukan Korps Garda Revolusi Iran menghancurkan tangki bahan bakar dan Patriot militer AS.

  • Serangan udara beruntun merusak radar FPS di Pangkalan Udara Ahmad Al Jaber.

  • Militer Kuwait mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk mencegat ancaman di wilayahnya.

Suara.com - Pasukan udara Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) melancarkan serangan masif yang menghancurkan infrastruktur vital militer Amerika Serikat di Kuwait. Gempuran mematikan ini menyasar tangki penyimpanan bahan bakar dan sistem pertahanan udara canggih milik Pentagon.

Kantor berita Fars melaporkan bahwa serangan strategis tersebut melumpuhkan fasilitas penting di dua pangkalan udara utama. Gelombang ledakan dilaporkan merusak aset bernilai tinggi milik militer Amerika Serikat secara signifikan.

Langkah berani Teheran ini menandai eskalasi baru ketegangan bersenjata di kawasan Timur Tengah. Manuver tersebut langsung menusuk jantung pertahanan udara yang selama ini melindungi tentara Amerika Serikat.

Kondisi kota Hawalli, Kuwait di tengah gempuran rudal Iran ke pangkalan minyak Amerika Serikat di negara tersebut [Suara.com/Courtesy : Resti Setyawati]
Kondisi kota Hawalli, Kuwait di tengah gempuran rudal Iran ke pangkalan minyak Amerika Serikat di negara tersebut [Suara.com/Courtesy : Resti Setyawati]

"Menghancurkan sepenuhnya tangki penyimpanan bahan bakar dan sistem pertahanan udara Patriot di pangkalan AS di Ali Al Salem," demikian dilaporkan media lokal pada Senin pagi.

Pangkalan Udara Ali Al Salem sendiri merupakan markas penting yang menampung ratusan tentara Amerika Serikat. Komando Pusat AS (CENTCOM) memegang kendali penuh atas operasional pangkalan udara strategis tersebut.

Pasukan elite IRGC tidak hanya menyerang satu titik fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait. Mereka juga memperluas jangkauan serangan ke fasilitas pertahanan udara lainnya di wilayah tersebut.

Pangkalan Udara Ahmad Al Jaber yang terletak sekitar 30 mil dari lokasi pertama ikut diamuk peluru kendali. Hantaman keras di pangkalan tersebut merusak sistem radar FPS yang menjadi mata pertahanan udara.

Hingga saat ini Angkatan Bersenjata Kuwait masih enggan memberikan konfirmasi resmi terkait serangan udara tersebut. Pihak CNN juga telah menghubungi Komando Pusat Amerika Serikat untuk meminta keterangan lebih lanjut.

Kendati demikian militer Kuwait tidak menampik adanya pergerakan ancaman udara di wilayah kedaulatan mereka. Pasukan pertahanan setempat dilaporkan langsung siaga penuh menghadapi serangan susulan.

baca juga

"Staf Umum Angkatan Bersenjata Kuwait mengumumkan bahwa suara ledakan yang mungkin terdengar adalah hasil dari sistem Pertahanan Udara yang mencegat serangan musuh," tulis perwakilan militer lewat akun resmi X.

Otoritas keamanan Kuwait meminta seluruh warga sipil untuk tetap tenang menghadapi situasi darurat ini. Penduduk setempat diimbau mematuhi setiap instruksi yang dikeluarkan oleh lembaga pemerintah yang berwenang.

Sebelumnya media pemerintah Iran gencar mewartakan target operasi yang mengincar infrastruktur militer Amerika Serikat di Kuwait. Belum dapat dipastikan apakah dua peristiwa ledakan di Kuwait saling berkaitan langsung.

Kehadiran militer Amerika Serikat di Kuwait sendiri telah berlangsung lama dalam kerangka kerja sama keamanan regional. Ketegangan antara Washington dan Teheran kerap menjadikan fasilitas militer di Teluk sebagai sasaran empuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:04 WIB

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:37 WIB

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:05 WIB

Terkini

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:23 WIB

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:12 WIB

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

×