facebook

Pemerintah Gunakan Teknologi Tes PCR Baru Untuk Deteksi Omicron

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari
Pemerintah Gunakan Teknologi Tes PCR Baru Untuk Deteksi Omicron
Ilustrasi tes PCR. (Elements Envato)

Selain itu, pemerintah juga akan mendatangkan 15 mesin genome sequencing yang akan disebar ke seluruh pulau di Indonesia

Suara.com - Pemerintah bakal mendatangkan 15 mesin genome sequencing, alat yang digunakan untuk melacak rute dari transmisi virus. Alat tersebut nantinya akan disebarkan ke sejumlah pulau supaya konsentrasi dari pengetesan virus tidak hanya berada di Jawa saja.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kalau belasan mesin itu akan datang pada awal tahun 2022. Setelah itu mesin akan langsung diberikan ke sejumlah wilayah di Indonesia.

"Akan kita sebarkan ke seluruh pulau-pulau Indonesia Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua agar tes genome sequencing ini dan juga jaringannya menjadi lebih cepat tidak hanya di Jawa saja," kata Budi dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Kemenko Marves, Senin (27/12/2021).

Mendatangkan mesin genome sequencing itu menjadi salah satu dari empat langkah pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron.

Baca Juga: 6 Fakta Kasus Omicron di Indonesia: Hati-hati, Ada 1 Pasien Lolos Berkeliaran

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan rumah sakit apabila kasus Omicron di Indonesia meningkat. Persiapan itu meliputi tempat tidur, obat-obatan hingga ketersediaan oksigen.

"Sudah kita pasang cukup banyak 16 ribu lebih oksigen generator dengan 31 oxygen concentrator sudah kita pasang agar bisa mempersiapkan mudah-mudahan tidak terjadi," ujarnya.

Lalu, pemerintah juga bakal menyebarkan teknologi baru untuk tes PCR yang bisa mendeteksi Omicron. Kata budi, alatnya sudah disebarkan di seluruh pintu-pintu masuk ke luar negeri.

"Sehingga kita bisa lebih cepat mengidentifikasi Omicron menggunakan tes PCR yang cuma 4 sampai 6 jam dibandingkan dengan tes genome sequencing yang bisa sampai antara 3 sampai 5 hari," imbuhnya.

Baca Juga: Kasus Omicron Indonesia Terus Bertambah, Luhut: Liburannya Di Dalam Negeri Saja

Komentar