Viral Anak 14 Tahun Diperkosa Ramai-ramai, Dijual Paksa Layani 20 Pria, Ini Kronologinya

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 28 Desember 2021 | 15:15 WIB
Viral Anak 14 Tahun Diperkosa Ramai-ramai, Dijual Paksa Layani 20 Pria, Ini Kronologinya
Ilustrasi kekerasan seksual pada anak di bawah umur. [SuaraJogja.com / Ema Rohimah]

Prostitusi online itu dilakukan pelaku di Jalan Halteu Utara, Andir, Bandung. Saat penangkapan, korban sedang dijual oleh ketiga pelaku, yang terdiri dari dua pria dan satu wanita.

Kedua pria adalah adalah SO alias PI (19 tahun) dan IQ (19 tahun) laki-laki. Sedangkan seorang wanita itu berinisial LU yang masih berusia 17 tahun.

Sementara itu, pelaku bernama Deden (40 tahun) dan puluhan pelaku lainnya masih menjadi buronan. Pelaku kini telah dibawa ke Polrestabes Bandung untuk dilakukan proses penyelidikan.

Pada hari yang sama, ayah korban juga menjalani BAP. Ayah korban juga diminta datang kembali pada 27 Desember 2021. Namun karena tidak ada anggota, maka kedatangan ayah korban dimundurkan menjadi 28 Desember 2021.

Akun ini juga membagikan video saat ayah korban mengamuk kepada pelaku pemerkosaan dan penganiayaan putrinya. Ia juga ditahan oleh sejumlah warga yang berusaha menenangkan.

Dilaporkan, kondisi korban saat ini mengalami trauma yang parah. Korban masih sering ketakutan dan berteriak sampai tidak bisa berhenti menangis.

Viral Anak 14 Tahun Diperkosa Ramai-ramai dan Dijual Paksa Layani 20 Pria. (Instagram)
Viral Anak 14 Tahun Diperkosa Ramai-ramai dan Dijual Paksa Layani 20 Pria. (Instagram)

Kasus pemerkosaan anak di bawah umur ini langsung mendapatkan atensi warganet. Mereka menuliskan beragam kecaman dan hujatan kepada pelaku yang bersengkongkol ramai-ramai.

Bahkan, tidak sedikit warganet yang menuntut agar nama dan wajah pelaku tidak disamarkan.

"Bro, saran untuk nama pelaku jangan di samarkan. Dan juga foto pelaku jangan ditutupi agar tahu komoknya seperti apa. Thanks," saran warganet.

baca juga

"Sakit hati, nyesek banget ya Allah. Padahal bukan siapa-siapanya. Semoga korban sembuh mental dan fisiknya, dan bisa dapet kehidupan yang bahagia," komentar warganet.

"Kantor polisi kok bisa tidak ada anggota?" tanya warganet.

"Bisa ya anjir pelaku segala matanya di coret, kalau udah berbuat kriminal ya udah biarin mukanya keliatan aja jelas, gak usah segala dicoret biar gak kelihatan. Kecuali si korban. Kalau pelaku udah biarin aja mukanya biar jelas. Salah salah," kritik warganet.

"Ya Allah, kenapa kelakuan orang zaman sekarang seperti itu. Sedih banget," sahut warganet.

"VIRALIN PLISSSS!!!! BIADAB BANGET DAJJAL-DAJJAL INI," hujat warganet.

Video yang mungkin Anda lewatkan:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Azan Dikumandangkan dengan Terjemahan ke Bahasa Isyarat, Warganet: Respect!

Viral Azan Dikumandangkan dengan Terjemahan ke Bahasa Isyarat, Warganet: Respect!

Hits | Selasa, 28 Desember 2021 | 14:45 WIB

Asyik Nikmati Mi Rebus, Mendadak Merinding Lihat Penampakan Ini di Atas Sawi Hijau

Asyik Nikmati Mi Rebus, Mendadak Merinding Lihat Penampakan Ini di Atas Sawi Hijau

Lifestyle | Selasa, 28 Desember 2021 | 14:40 WIB

Suami Ajak Ngobrol Bayi di Perut Istri Bahas Kalkulus, Warganet: Lahir Langsung Magister

Suami Ajak Ngobrol Bayi di Perut Istri Bahas Kalkulus, Warganet: Lahir Langsung Magister

Lifestyle | Selasa, 28 Desember 2021 | 14:31 WIB

Kronologi Penculikan Gadis 14 Tahun yang Jadi Korban Pemerkosaan 20 Orang di Bandung

Kronologi Penculikan Gadis 14 Tahun yang Jadi Korban Pemerkosaan 20 Orang di Bandung

Jabar | Selasa, 28 Desember 2021 | 14:25 WIB

Kocak! Niat Videoin Terowongan, Malah Dikejutkan dengan Pemandangan Ini: Gagal Estetik

Kocak! Niat Videoin Terowongan, Malah Dikejutkan dengan Pemandangan Ini: Gagal Estetik

Hits | Selasa, 28 Desember 2021 | 14:30 WIB

Dapat Orderan, Tukang Servis Pompa Air Justru Dibuat  Bingung: Mana yang Rusak?

Dapat Orderan, Tukang Servis Pompa Air Justru Dibuat Bingung: Mana yang Rusak?

Hits | Selasa, 28 Desember 2021 | 14:23 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×