Bagaimana Jika Varian Delta Dan Omicron Berkombinasi, Epidemiolog: Bisa Bahayakan Dunia

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 29 Desember 2021 | 12:52 WIB
Bagaimana Jika Varian Delta Dan Omicron Berkombinasi, Epidemiolog: Bisa Bahayakan Dunia
Ilustrasi covid-19 (pixabay.com)

Suara.com - Epidemiolog dari Griffith University, Dicky Budiman mengingatkan bahwa gelombang krisis dari penyebaran Covid-19 varian Delta belum selesai. Kondisi itu ditambah munculnya varian Omicron yang mulai merebak ke ratusan negara termasuk Indonesia.

Kalau misalkan Indonesia tidak bisa menangani kondisi tersebut, maka ia mengkhawatirkan adanya variasi baru yang muncul dan lebih parah dari dua varian tersebut.

Dicky mengatakan, meskipun saat ini kondisi pandemi Covid-19 terbilang landai, namun tetap perlu ada pengendalian yang baik dilakukan oleh pemerintah. Semisal saja deteksi dini yang kuat, pelaksanaan karantina atau isolasi yang efektif.

Kalau misalkan tidak, yang dikhawatirkannya ialah munculnya rekombinasi Delta dan Omicron.

"Apa yang terjadi tidak terkendali maka berpotensi varian hasil kawin bisa terjadi dan jadi kabar buruk bagi dunia," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Kamis (29/12/2021).

Dicky menyebut kalau hal tersebut bisa sangat berbahaya karena Omicron sendiri lebih leluasa menginfeksi orang-orang yang telah divaksinasi. Sementara Delta yang memiliki tingkat keparahan yang lebih dari Omicron.

"Ini kan menjadi masalah besar," ucapnya.

Dicky juga menuturkan kalau saat ini telah ditemukan sub varian dari Delta. Menurutnya sub varian itu sedang diamati dan cenderung mengkhawatirkan.

Berangkat dari kondisi-kondisi tersebut, Dicky kembali mengingatkan kalau pandemi Covid-19 belum selesai. Dengan demikian pemerintah dan masyarakat tidak boleh abai dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Dicky juga berpesan kepada pemerintah untuk bisa konsisten terutama dalam kebijakan karantina yang tidak perlu terganggu dengan diskresi, kecuali bagi para pejabat tinggi.

"Tapi kalau itu terus diturunkan ke banyak orang, kemampuan kita untuk melakukan mitigasi resiko dan memanage isolasi karantina menjadi sangat lemah dan itu menempatkan masyarakat dan posisi berbahaya," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Kembali Kedatangan 12,4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Indonesia Kembali Kedatangan 12,4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 12:50 WIB

Rahmad Handoyo Minta Semua Pihak Waspadai Lonjakan Omicron

Rahmad Handoyo Minta Semua Pihak Waspadai Lonjakan Omicron

DPR | Rabu, 29 Desember 2021 | 12:26 WIB

Momen Tahun Baru Bisa Jadi Klaster Penyebaran Covid-19 Varian Omicron

Momen Tahun Baru Bisa Jadi Klaster Penyebaran Covid-19 Varian Omicron

Bogor | Rabu, 29 Desember 2021 | 12:13 WIB

Varian Omicron Mengancam, India Beri Izin Penggunaan Darurat Obat Buatan Merck

Varian Omicron Mengancam, India Beri Izin Penggunaan Darurat Obat Buatan Merck

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 11:59 WIB

Transmisi Lokal Varian Omicron Terdeteksi, Tes PCR SGTF Belum Bisa Dilakukan Secara Luas

Transmisi Lokal Varian Omicron Terdeteksi, Tes PCR SGTF Belum Bisa Dilakukan Secara Luas

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 11:33 WIB

Studi Afrika Selatan: Infeksi Varian Omicron Bentuk Perlindungan Terhadap Varian Delta

Studi Afrika Selatan: Infeksi Varian Omicron Bentuk Perlindungan Terhadap Varian Delta

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 11:15 WIB

Kulit Warga Melepuh Usai Vaksinasi, DPRD Pesisir Selatan Bakal Panggil Satgas Covid-19

Kulit Warga Melepuh Usai Vaksinasi, DPRD Pesisir Selatan Bakal Panggil Satgas Covid-19

Sumbar | Rabu, 29 Desember 2021 | 11:14 WIB

Terkini

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:52 WIB