Nasdem, PPP, hingga PAN Elektabilitasnya Melempem di Survei, Analis: Alarm untuk Berbenah

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 29 Desember 2021 | 15:03 WIB
Nasdem, PPP, hingga PAN Elektabilitasnya Melempem di Survei, Analis: Alarm untuk Berbenah
Ilustrasi gedung DPR. Upacara pelantikan pamdal [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Partai-partai yang saat ini masih berada di Parlemen dalam hasil survei terbaru justru disebut tak lolos ambang batas parlemen. Hal tersebut dianggap menjadi alarm agar partai-partai yang dianggap masih punya elektabilitas rendah untuk segera berbenah.

Dalam hasil survei terbaru Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) pada Selasa (28/12) disebutkan partai-partai yang kekinian berada di parlemen seperti Nasdem, PPP dan PAN elektabilitasnya berada di bawah ambang batas 4 persen.

"Ini sebetulnya bagus bagi partai politik, menimal dengan hasil survei ini bisa menjadi sinyal alarm peringatan dini bagi partai tersebut untuk berbenah dan memperbaiki elektoralnya, ini saja vitamin bagi parpol tersebut," kata Analis Politik dari Voxpol Center Reseach dan Consulting Pangi Syarwi Chaniago saat dihubungi, Rabu (29/12/2021).

Hasil survei tersebut, kata Pangi, menggambarkan kondisi partai tersebut saat ini. Menurutnya, partai-partai tersebut harus berbenah jika hasil tersebut benar-benar terjadi pada Pemilu 2024 mendatang.

Pangi kemudian memberikan sejumlah poin agar partai-partai tersebut bisa kembali merebut hati dan suara rakyat. Pertama, partai politik harus perkuat basis grasroot atau akar rumput agar lebih mengakar.

"Kedua partai politik harus makin kritis terhadap kebijakan yang tidak pro agenda rakyat," ungkapnya.

Ketiga, kata Pangi, parpol tersebut harus berbuat kongkrit mengadvokasi langsung apa yang berhubungan dengan kebutuhan rakyat. Kemudian membantu konstituen mengatasi masalah yang mereka hadapi, menjadi pemadam kebakaran masalah rakyat.

"Terakhir partai politik harus punya banyak tokoh atau figur yang populis sehingga ketokohannya bisa mendongkrak elektoral partai, figur effect bisa menderek partai effect," tandasnya.

Survei SMRC

baca juga

Sebelumnya Elektabilitas PDI Perjuangan masih kokoh berada di urutan teratas dalam hasil survei terbaru yang dikeluarkan Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) pada Selasa (28/12/2021).

Partai berlambang banteng moncong putih tersebut memeroleh angka 25,2 persen, disusul Golkar pada urutan kedua dengan angka 11,2 persen dan Gerindra 10,8 persen.

Kemudian posisi keempat ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan elektabilitas 8,4 persen, Demokrat 6,2 persen lalu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5,1 persen.

Jika mengacu ambang batas parlemen atau parliamentary threshold empat persen, hanya ada enam parpol tersebut dianggap lolos.

"Selebihnya masih berada di bawah parliamentary threshold 4 persen," kata Direktur Eksekutif SMRC Sirojuddin Abbas dalam paparannya secara daring, Selasa.

Lebih lanjut, untuk partai-partai yang kekinian masih berada di parlemen namun dalam survei kali ini elektablitasnya masih berada di bawah, yakni NasDem dengan elektabilitas 3,4 persen, PPP 2,7 persen, serta PAN 1,8 persen.

Sisanya partai-partai yang masih berada di bawah yakni Perindo 2 persen, Hanura 0,6 persen, PSI 0,5 persen, Partai Emas 0,3 persen, Partai Buruh 0,2 persen, PBB 0,1 persen, PID 0,1 persen, Garuda 0,1 persen, Gelora 0,1 persen, Masyumi 0,1 persen, Ummat 0,1 persen, PUKM 0,1 persen. Kemudian untuk Partai Berkarya, PKP, Pinter, Pandai, Nusantara hanya 0 persen.

Survei ini dilakukan wawancara tatap muka pada 8-16 Desember 2021. Untuk jumlah responden dipilih secara random (multistage random sampling) sebanyak 2.420 responden.

Dengan 2.062 responden yang dapat diwawancarai secara valid. Serta margin of error survei sebesar kurang lebih 2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apresiasi Ajakan Capres Diumumkan Sedini Mungkin, PAN ke Mardani: Calon dari PKS Siapa?

Apresiasi Ajakan Capres Diumumkan Sedini Mungkin, PAN ke Mardani: Calon dari PKS Siapa?

News | Rabu, 29 Desember 2021 | 14:33 WIB

Syamsul Hadi Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Lombok Tengah

Syamsul Hadi Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Lombok Tengah

Bali | Selasa, 28 Desember 2021 | 12:52 WIB

Pengamat Sebut Grade Ridwan Kamil Bakal Turun jika Tak Cepat Masuk Partai Politik

Pengamat Sebut Grade Ridwan Kamil Bakal Turun jika Tak Cepat Masuk Partai Politik

Jabar | Selasa, 28 Desember 2021 | 10:27 WIB

Dyah Roro Hesti, Gerakan Digital Aktivisme Perempuan dan Politik

Dyah Roro Hesti, Gerakan Digital Aktivisme Perempuan dan Politik

Your Say | Kamis, 23 Desember 2021 | 13:45 WIB

Terkini

Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25 WIB

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:23 WIB

Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa

Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:20 WIB

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05 WIB

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:50 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:36 WIB

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:30 WIB

4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering

4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:20 WIB

×