Gegara Imam Khotbah Radikal, Masjid di Prancis Tutup 6 Bulan

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 29 Desember 2021 | 15:14 WIB
Gegara Imam Khotbah Radikal, Masjid di Prancis Tutup 6 Bulan
Presiden Prancis, Emmanuel Macron. [Ian LANGSDON / POOL / AFP]

Suara.com - Sebuah masjid Prancis ditutup selama 6 bulan karena imam memberi khotbah yang sifat radikal, kata otoritas regional kepada AFP.

Menyadur France24 Rabu (29/12/2021), masjid di Beauvais, kota yang berjarak sekitar 100 kilometer utara Paris ini ditutup karena menghasut kebencian, kekerasan dan membela jihad.

Langkah itu dilakukan dua minggu setelah Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin mengatakan imam di sana menargetkan orang Kristen, homoseksual dan Yahudi dalam khotbahnya.

"Ini, tidak dapat diterima," kata Darmanin.

Pihak berwenang setempat secara hukum terikat meluncurkan periode pengumpulan informasi 10 hari sebelum mengambil tindakan. Namun pada hari Selasa, mereka mengtakan masjid akan ditutup dalam waktu dua hari.

Ilustrasi masjid (pexels-konevi)
Ilustrasi masjid (pexels-konevi)

Harian lokal Courrier Picard melaporkan bulan ini bahwa imam masjid baru saja masuk Islam.

Seorang pengacara asosiasi pengelola masjid, Samim Bolaky mengatakan mereka telah mengajukan perintah untuk membatalkan larangan tersebut. Ia mengatakan akan ada sidang pengadilan atas banding dalam waktu 48 jam.

Pihak berwenang mengatakan imam itu sebenarnya hadir secara teratur di masjid namun menurut asosiasi dia hanya berkhotbah sesekali dan sekarang telah diskors.

Imam itu telah menyebut jihad, istilah untuk perang melawan musuh-musuh Islam sebagai sebuah "kewajiban", dan telah memuliakan para pejuangnya sebagai "pahlawan" yang melindungi Islam dari pengaruh Barat.

Dia juga menyebut non-Muslim sebagai "musuh".

"Ancaman teroris tetap pada tingkat yang sangat tinggi" dan penutupan itu "bertujuan untuk mencegah tindakan terorisme yang dilakukan," jelas dokumen resmi yang mengutip alasan penutupan masjid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar Dari Youtube, Bocah Autis Ini Mahir Berbahasa Yunani, Spanyol Hingga Prancis

Belajar Dari Youtube, Bocah Autis Ini Mahir Berbahasa Yunani, Spanyol Hingga Prancis

News | Rabu, 29 Desember 2021 | 10:33 WIB

Gawat, Kasus Harian Covid-19 di Prancis Nyaris 100 Ribu

Gawat, Kasus Harian Covid-19 di Prancis Nyaris 100 Ribu

Sumbar | Sabtu, 25 Desember 2021 | 12:24 WIB

Prancis Kembali Dilanda Gelombang Covid-19, Sehari Ada 84.272 Kasus Baru

Prancis Kembali Dilanda Gelombang Covid-19, Sehari Ada 84.272 Kasus Baru

News | Kamis, 23 Desember 2021 | 16:10 WIB

Terkini

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB