Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Rp400 Juta Buat Suku Laut Batam

Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 30 Desember 2021 | 20:59 WIB
Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Rp400 Juta Buat Suku Laut Batam
Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Kemensos RI Muhammad Syafii Nasution dan Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyerahkan bantuan untuk warga Suku Laut, Kamis. (Antara/Naim)

Suara.com - Kementerian Sosial menyalurkan bantuan senilai Rp400 juta untuk masyarakat Suku Laut di Pulau Bertam, Pulau Lingka dan Pulau Gara, Kota Batam, Kepulauan Riau. Bantuan itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Kemensos RI Muhammad Syafii Nasution mengatakan bantuan itu berupa perlengkapan menangkap dan mengolah ikan, yang diberikan kepada 16 kelompok masyarakat masing-masing Rp25 juta.

"Ini hasil analisa tim kami di lapangan, masyarakat Pulau Bertam, Gara dan Lingka mata pencahariannya adalah nelayan. Untuk itu membutuhkan jaring, motor tempel juga baterai," kata Syafii saat menyerahkan bantuan langsung kepada masyarakat Suku Laut di Pulau Bertam Kota Batam, Kamis (30/12/2021).

Ia menegaskan penyaluran bantuan akan terus dilakukan, dengan pemetaan. Saat ini pihaknya masih menjalankan fokus grup diskusi untuk program lanjutan terhadap masyarakat Suku Laut.

Kemensos juga akan terus melanjutkan bantuan PKH, BPNT (e-Warong) dan BST berjalan untuk warga setempar.

"Kami akan laporkan hasil analisa kami, ke Ibu Mensos Tri Rismaharini dan secara berkelanjutan tim akan turun di pulau ini," ujar dia.

Di tempat yang sama, Wali Kota Batam Muhammad Rudi menegaskan akan terus melakukan pembangunan, di pulau utama dan pulau-pulau penyangga. "Suku laut kita perhatikan dan seluruh masyarakat Kota Batam akan kami ayomi," tutur Rudi.

Di depan warga, ia menyampaikan komitmennya untuk membangun lapangan olahraga, membenahi masjid, sekolah, dan kebutuhan puskesmas pembantu yang berlokasi di sana.

"Kami pemerintah pastilah akan memikirkan semua tentang kesejahteraan masyarakat. Kami tetap berusaha untuk mewujudkan hal itu," kata Rudi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tulang Manusia Ditemukan dalam Perut Buaya yang Tertangkap di Batam

Tulang Manusia Ditemukan dalam Perut Buaya yang Tertangkap di Batam

Riau | Kamis, 30 Desember 2021 | 17:18 WIB

Update: Ibu Kota Kepulauan Riau Masuk Zona Hijau Covid-19

Update: Ibu Kota Kepulauan Riau Masuk Zona Hijau Covid-19

Batam | Kamis, 30 Desember 2021 | 11:57 WIB

Bakamla Tangkap Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Laut Natuna Utara

Bakamla Tangkap Kapal Vietnam Pencuri Ikan di Laut Natuna Utara

Sumut | Jum'at, 24 Desember 2021 | 12:36 WIB

Terkini

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:50 WIB

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:49 WIB

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:47 WIB

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:29 WIB

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:26 WIB

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:25 WIB

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:24 WIB

Peringatan Hardiknas 2026: Wamendagri Wiyagus Tekankan Tiga Fondasi Strategis Pendidikan Bermutu

Peringatan Hardiknas 2026: Wamendagri Wiyagus Tekankan Tiga Fondasi Strategis Pendidikan Bermutu

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:22 WIB

Babak Baru Pengelolaan Sampah Jakarta: Dari Sanksi Warga Hingga Kewajiban Diskon Makanan

Babak Baru Pengelolaan Sampah Jakarta: Dari Sanksi Warga Hingga Kewajiban Diskon Makanan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:19 WIB

Rugikan Negara Rp1,77 Triliun, Eks Direktur Gas Pertamina Cuma Divonis 4,5 Tahun Penjara!

Rugikan Negara Rp1,77 Triliun, Eks Direktur Gas Pertamina Cuma Divonis 4,5 Tahun Penjara!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:03 WIB