Suara.com - Barangkali kebakaran ini menjadi kebakaran pertama di Jakarta pada 2022.
Pukul 08.40 WIB tadi, si jago merah melalap belasan rumah penduduk di Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Sebanyak 44 warga (14 kepala keluarga) kehilangan tempat tinggal mereka. Satu warga meninggal dunia karena tersetrum listrik.
Petugas Hubungan Masyarakat Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Mulat Wijayanto menduga penyebab kebakaran karena “korsleting listrik yang menyambar bahan mudah terbakar.”
Untuk memadamkan api dibutuhkan 75 petugas dan 15 armada pemadam kebakaran.
Api dapat dipadamkan petugas pada pukul 10.31 WIB.
“Taksiran kerugian kurang lebih Rp 500 juta,” kata Mulat.
Korban meninggal dunia
Mulat menjelaskan korban meninggal dunia karena tersetrum listrik ketika akan menyambung kapel setelah terjadi kebakaran.
Korban berupaya menyambung aliran listrik dan tidak sengaja menyentuh kabel yang terkelupas.
“Jadi korban meninggal karena tersetrum,” ujar Mulat. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara.