Warga Pondok Bambu Protes Banjir hingga Bikin Tanggul, Wagub DKI: Jangan Niatnya Baik Tapi Malah Ganggu Pengguna Jalan

Agung Sandy Lesmana

Minggu, 16 Januari 2022 | 16:29 WIB
Warga Pondok Bambu Protes Banjir hingga Bikin Tanggul, Wagub DKI: Jangan Niatnya Baik Tapi Malah Ganggu Pengguna Jalan
Warga di RT 09 RW 10, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur membeton jalanan sebagai bentuk protes terhadap Pemprov DKI karena tak ada solusi mengantasi banjir. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, berkoordinasi dengan kelurahan setempat sebelum mengambil keputusan membangun tanggul di tengah jalan karena protes permasalahan banjir di kawasan itu.

"Kalau buat tanggul harus dikoordinasikan dengan pemerintah setempat lurah, camat setempat, kota madya. Jangan sampai niatnya baik, maksudnya baik, cuma caranya berdampak mengganggu para pengguna jalan," kata Ahmad Riza Patria di Jakarta Selatan, Minggu (16/1/2022).

Riza mengapresiasi langkah dari warga tersebut karena turut berpartisipasi mengantisipasi banjir di kawasan itu.

"Jadi kami berterima kasih kepada warga yang ikut berpartisipasi mengantisipasi banjir dengan berbagai upaya," katanya.

Namun dia mengingatkan upaya warga tetap harus berkoordinasi dengan pihak kelurahan.

Protes Banjir hingga Bikin Tanggul di Jalanan

Sebelumnya, warga RW 10 Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, membangun tanggul beton di Jalan Teluk Tomini A1 perbatasan RT 09 dan RT 13 sebagai bentuk protes kepada pemkot terkait masalah banjir.

Tembok sepanjang 10 meter yang menutup akses jalan itu sengaja dibangun sebagai bentuk protes warga karena permasalahan banjir yang tak kunjung ditangani. Saat hujan deras, air akan mengalir ke wilayah RT 009 yang datarannya lebih rendah ketimbang RT 011.
 
Menanggapi tindakan warga itu, pihak Kelurahan Pondok Bambu mencari solusi terkait pembangunan tembok sepanjang 10 meter yang menutup akses jalan oleh warga RW 10.
 
Lurah Pondok Bambu, Asianti mengatakan, pihaknya bersikap persuasif dan masih berkoordinasi dengan tingkat kecamatan hingga RT/RW untuk mencari solusi permasalahan tersebut.
 
"Kami saat ini masih berupaya persuasif, dari tingkat kecamatan dan tingkat kelurahan, berupaya persuasif kepada warga yang bersangkutan," kata Asianti, Jumat (14/1).
 
Asianti menambahkan, pihaknya akan memberikan keterangan lebih lanjut jika sudah ada titik terang.
 
"(Koordinasi) sama semua sektor terkait. Dari pagi sampai siang kami juga masih persuasif," ujar Asianti. (Antara)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPKM Jakarta Naik Lagi Level 3 Gara-gara Lonjakan Kasus Covid-19? Begini Kata Wagub Riza

PPKM Jakarta Naik Lagi Level 3 Gara-gara Lonjakan Kasus Covid-19? Begini Kata Wagub Riza

News | Minggu, 16 Januari 2022 | 14:46 WIB

16 Siswa dan 3 Guru Positif Covid-19, 15 Sekolah di Jakarta Ditutup Sementara

16 Siswa dan 3 Guru Positif Covid-19, 15 Sekolah di Jakarta Ditutup Sementara

News | Minggu, 16 Januari 2022 | 13:07 WIB

Wagub DKI: 143.020 Warga Sudah Disuntik Vaksin Booster, Nakes 74.020, Non-Nakes 69.000

Wagub DKI: 143.020 Warga Sudah Disuntik Vaksin Booster, Nakes 74.020, Non-Nakes 69.000

News | Minggu, 16 Januari 2022 | 12:44 WIB

14 Siswa dan Tenaga Pendidik dari 11 Sekolah Positif COVID-19, Wagub DKI Ahmad Riza Patria: Bukan Omicron

14 Siswa dan Tenaga Pendidik dari 11 Sekolah Positif COVID-19, Wagub DKI Ahmad Riza Patria: Bukan Omicron

Jakarta | Sabtu, 15 Januari 2022 | 21:54 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

×