facebook

Sinyal 5G Ganggu Operasional, Maskapai Internasional Ramai-ramai Tunda Penerbangan

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Sinyal 5G Ganggu Operasional, Maskapai Internasional Ramai-ramai Tunda Penerbangan
Ilustrasi tentang teknologi jaringan 5G (Shutterstock).

Sinyal 5G disebut memicu masalah keamananan penerbangan pada beberapa model pesawat seperti Boeing 777.

Suara.com - Beberapa maskapai internasional menunda penerbangan tujuan AS yang dijadwalkan hari Rabu (19/1/2022) karena peluncuran layanan 5G.

Menyadur New York Post Jumat (21/1/2022), sinyal 5G disebut memicu masalah keamananan penerbangan pada beberapa model pesawat penumpang, seperti Boeing 777 yang banyak digunakan.

Pembatalan penerbangan ini tetap terjadi meskipun ada keputusan dari AT&T dan Verizon untuk menunda sementara peluncuran 5G mereka di dekat bandara.

Pada hari Selasa, juru bicara AT&T mengatakan akan melanjutkan peluncuran 5G sesuai jadwal, tapi "menunda sementara waktu untuk menyalakan sejumlah menara di sekitar bandara tertentu" karena masalah keamanan.

Baca Juga: Intip Harga dan Spesifikasi Vivo V23 5G, Smartphone Bisa Berubah Warna yang Segera Dirlis di Indonesia

Sedangkan Verizon mengatakan "secara sukarela membatasi jaringan 5G di sekitar bandara." Kedua raksasa telekomunikasi itu frustrasi karena kekhawatiran terkait peluncuran 5G belum terselesaikan.

Keputusan mereka mengubah rencana datang setelah sejumlah CEO perusahaan penerbangan dan pengiriman AS memperingatkan pemerintahan Biden bahwa peluncuran itu menyebabkan gangguan perjalanan udara.

Pejabat penerbangan federal dan maskapai terkemuka AS khawatir sinyal 5G mengganggu instrumen pengukur ketinggian pesawat mereka. Salah satunya Emirates yang menangguhkan penerbangan ke AS tujuan tertentu.

“Kami bekerja sama dengan produsen pesawat dan otoritas terkait untuk meringankan masalah operasional dan kami berharap melanjutkan layanan kami di AS sesegera mungkin,” kata Emirates dalam sebuah pernyataan.

Beberapa rute yang terdampak atas keputusan ini adalah penerbangan menuju bandara Boston, Chicago, Dallas Fort Worth, Houston, Miami, Newark, Orlando, San Francisco dan Seattle.

Baca Juga: Ibu Kota Nusantara Dipastikan Akan Dilengkapi Dengan Jaringan Komunikasi Internet 5G

Sementara itu, All Nippon Airways mencatat informasi Administrasi Penerbangan Federal yang mengindikasikan gelombang radio layanan nirkabel 5G mengganggu altimeter pesawat.

“Boeing telah mengumumkan pembatasan penerbangan pada semua maskapai yang mengoperasikan pesawat Boeing 777 dan kami membatalkan atau mengubah beberapa penerbangan ke/dari AS.”

Air India juga membatalkan penerbangan menuju New York, Newark, Chicago dan San Francisco karena sinyal 5G di AS.

Internet 5G. [Ericsson]
Ilustrasi sinyal 5G. [Ericsson]

Japan Airlines mengatakan akan berhenti menggunakan model pesawat Boeing 777 pada penerbangan tujuan AS sampai masalah keamanan diselesaikan.

Pihak Lufthansa Jerman membatalkan penerbangan menuju Miami beralih dari model Boeing 747-8 ke model 747-400 pada beberapa rute penerbangan, menurut Reuters.

British Airways membatalkan beberapa penerbangan AS yang dijadwalkan menggunakan Boeing 777 dan beralih ke model yang berbeda.

Terlepas dari keputusan untuk mengubah peluncuran 5G, Delta Air Lines memperingatkan beberapa gangguan jadwal penerbangan mungkin masih terjadi.

“Meskipun ini merupakan perkembangan positif untuk mencegah gangguan yang meluas pada operasi penerbangan, beberapa pembatasan penerbangan mungkin tetap ada,” kata Delta dalam rilisnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar