facebook

Mantu Luhut Mayjen Maruli Jadi Pangkostrad, Legislator Demokrat: Jangan Lagi Berpatokan Cara-cara Kuno

Erick Tanjung | Bagaskara Isdiansyah
Mantu Luhut Mayjen Maruli Jadi Pangkostrad, Legislator Demokrat: Jangan Lagi Berpatokan Cara-cara Kuno
Mayjen TNI Maruli Simanjuntak ditunjuk sebagai Pangkostrad (Ist)

"Kami ingin mengingatkan bahwa keduanya sudah ditunggu tugas besar, maka harus segera bersiap untuk melaksanakannya," kata Rizki.

Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Demokrat, Rizky Natakusumah mengingatka Mayjen TNI Maruli Simanjuntak untuk bersiap-siap dengan tugas besar sebagai Pangkostrad yang baru. Menantu Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan itu baru ditunjuk sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat atau Pangkostrad bersamaan dengan penunjukan Mayjen Agus Subiyanto sebagai Wakil KSAD.

"Kami ingin mengingatkan bahwa keduanya sudah ditunggu tugas besar, maka harus segera bersiap untuk melaksanakannya," kata Rizki kepada wartawan, Sabtu (22/1/2022).

Dia menuturkan, TNI AD dan Kostrad merupakan dua lembaga penting bagi kesiapan tempur serta teritorial militer Indonesia. Maka dari itu, Maruli dan Agus diharapkan bisa memberikan contoh tauladan bagi satuan lain dan bersinergi.

"Kami mengapresiasi penunjukan Mayjen Maruli menjadi Pangkostrad dan Mayjen Agus Subiyanto menjadi Wakasad," ujarnya.

Baca Juga: Riwayat Karier Maruli Simanjuntak, Pangkostrad yang Besar di Satuan Tempur

Ia mengatakan, bagi para pati yang baru ditunjuk tersebut harus mampu menerjemahkan lingstra terkini Indonesia kepada kebijakan militer yang relevan dan sesuai dengan tupoksi masing-masing. Apalagi, kata dia, kini ancaman pertahanan berada di luar negeri.

"Kami menatikan bagaimana TNI AD mampu memberikan sokongan solid pada jangkauan perimeter pertahanan Indonesia keluar atau berbasiskan outward-looking," tuturnya.

Ke depan, kata Rizki, TNI AD jangan lagi berpatokan pada cara-cara kuno pada pertahanan continental-centric. Selain itu harus mampu memanfaatkan kemampuan dasarnya yang sudah berpuluh-puluh tahun menjadi prioritas negara untuk merambah ke sektor pertahanan terkini, seperti siber militer.

"Yang tak kalah penting adalah bahwa Pati yang baru saja ditunjuk harus seirama dengan presiden dan panglima TNI," katanya.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa merotasi sejumlah perwira tinggi di lingkungan TNI. Salah satunya menunjuk Mayjen TNI Maruli Simanjuntak sebagai Panglima Kostrad.

Baca Juga: Ditunjuk Jadi Pangkostrad, Mayjen Maruli Simanjuntak Punya Kekayaan Sebanyak Rp 51,6 Miliar

Rotasi jabatan itu ditandatangani oleh Andika melalui Surat Keputusan Jabatan 328 Perwira Tinggi TNI melalui Keputusan nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI. Total ada 328 perwira tinggi yang mendapatkan jabatan baru.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar