Komnas KIPI Ungkap Hasil Investigasi Kematian 2 Bocah di Jawa Barat Seusai Vaksinasi Covid-19

Reza Gunadha, Stephanus Aranditio

Senin, 24 Januari 2022 | 15:34 WIB
Komnas KIPI Ungkap Hasil Investigasi Kematian 2 Bocah di Jawa Barat Seusai Vaksinasi Covid-19
ILUSTRASI - Vaksinator bersiap menyuntikkan vaksin COVID-19 dosis ketiga kepada warga saat vaksinasi booster COVID-19 di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, Rabu (12/1/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Komite Nasional Kejadian Ikutan Pascaimunisasi atau Komnas KIPI menegaskan, kasus kematian anak bernama ZL di Cianjur dan MD di Sukabumi, Jawa Barat, yang meninggal dunia seusai vaksinasi bukan disebabkan vaksin Covid-19.

Ketua Komnas KIPI Prof Hindra Irawan Satari mengatakan, hal itu sudah dipastikan melalui investigasi yang dilakukan oleh Komnas KIPI Daerah Jawa Barat.

"Hasil audit komnas dan komda menunjukkan sebab kematian di Cianjur diduga ensefalitis, sedangkan di sukabumi disebabkan septicshock, keduanya tidak terkait dengan vaksinasi Covid-19," kata Hindra saat dihubungi Suara.com, Senin (24/1/2022).

Ensefalitis adalah peradangan pada jaringan otak, yang dapat menyebabkan gejala gangguan saraf seperti penurunan kesadaran, kejang, atau gangguan dalam bergerak.

Sementara septicshock adalah kondisi kegawatdaruratan yang disebabkan oleh kondisi sepsis atau peradangan di seluruh tubuh akibat infeksi yang ditandai dengan kegagalan fungsi sirkulasi akibat infeksi yang berlanjut.

Prof Hindra menegaskan, vaksinasi anak sangat aman dan penting serta sudah banyak dilakukan di berbagai belahan dunia.

"Ingat, KIPI atau reaksi yang muncul setelah vaksinasi jauh lebih ringan dibandingkan terkena Covid-19 atau komplikasi yang disebabkan oleh virus Covid-19, bisa juga ada long-Covid," ucapnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur mencatat seorang anak ZL (6,5 tahun) asal Kecamatan Pasirkuda Kabupaten Cianjur meninggal dunia seusai menjalani vaksinasi anak.

Bahkan sebelum meninggal balita yang diduga mengalami kejadian ikutan pascaimunisasi, sempat mengalami demam tinggi dan kejang-kejang.

baca juga

Selain ZL, ada pula MD (12) murid kelas enam Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Sukabumi yang meninggal usai menjalani vaksinasi anak sempat mengalami Muntaber.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Kabar Anak Meninggal Usai Divaksin COVID-19, Komnas KIPI Beri Penjelasan Ini

Heboh Kabar Anak Meninggal Usai Divaksin COVID-19, Komnas KIPI Beri Penjelasan Ini

Sumsel | Minggu, 23 Januari 2022 | 10:47 WIB

Siswa Madrasah Ibtidaiyah di Sukabumi Meninggal Usai Vaksin, Sempat Demam Tinggi dan Dirawat

Siswa Madrasah Ibtidaiyah di Sukabumi Meninggal Usai Vaksin, Sempat Demam Tinggi dan Dirawat

Bogor | Sabtu, 22 Januari 2022 | 13:25 WIB

Tiga Warga Cianjur Alami KIPI Berat Usai Disunik Vaksin COVID-19, Satu Orang Meninggal Dunia

Tiga Warga Cianjur Alami KIPI Berat Usai Disunik Vaksin COVID-19, Satu Orang Meninggal Dunia

Jabar | Kamis, 20 Januari 2022 | 20:05 WIB

Anak di Magetan Meninggal Setelah Vaksinasi Covid-19, Komnas KIPI Langsung Lakukan Audit

Anak di Magetan Meninggal Setelah Vaksinasi Covid-19, Komnas KIPI Langsung Lakukan Audit

Health | Rabu, 05 Januari 2022 | 17:23 WIB

Dua Anak Meninggal Dunia Setelah Divaksin Covid-19, Ini Hasil Investigasi Komnas KIPI

Dua Anak Meninggal Dunia Setelah Divaksin Covid-19, Ini Hasil Investigasi Komnas KIPI

Health | Minggu, 02 Januari 2022 | 16:39 WIB

Komnas KIPI Klaim Belum Terjadi Kasus Meninggal Akibat Vaksinasi Covid-19

Komnas KIPI Klaim Belum Terjadi Kasus Meninggal Akibat Vaksinasi Covid-19

News | Sabtu, 01 Januari 2022 | 20:16 WIB

Kematian Anak di Jombang Tidak terkait Vaksin, Perlu Ditelusuri Lagi

Kematian Anak di Jombang Tidak terkait Vaksin, Perlu Ditelusuri Lagi

News | Jum'at, 31 Desember 2021 | 11:23 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×