Singgung Wanita Kalimantan Dijual ke China Jadi Budak Seks, Nicho Silalahi Disemprot Sosok Ini

Dany Garjito, Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 27 Januari 2022 | 14:07 WIB
Singgung Wanita Kalimantan Dijual ke China Jadi Budak Seks, Nicho Silalahi Disemprot Sosok Ini
Yusuf Muhammad Semprot Nicho Silalahi Soal Perempuan Kalimantan. (Twitter/@yusuf_dumdum)

Suara.com - Aktivis Nicho Silalahi menyinggung wanita Kalimantan yang dijual ke China untuk dijadikan budak seks. Pernyataan tersebut langsung disemprot oleh pegiat media sosial Yusuf Muhammad.

Melalui akun Twitternya, Yusuf menyebut Nicho Silalahi sebagai orang yang mengerikan atas pernyataan tersebut. Ia bahkan menyebut sosok Nicho akan semakin liar jika dibiarkan.

"Ngerih sekali orang ini. Makin dibiarkan makin liar," kritik Yusuf Muhammad sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Kamis (27/1/2022).

Tak sampai di situ, Yusuf juga menandai sejumlah akun agar Nicho diproses akibat pernyataan mengenai wanita Kalimantan tersebut. Diantaranya adalah akun Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Divisi Humas Polri, dan Pakat Dayak.

Sebagai informasi, Nicho Silalahi sebelumnya menyindir orang-orang yang berdemo terkait pernyataan kontroversial Edy Mulyadi, yakni Kalimantan dianggap sebagai "tempat jin buang anak".

Yusuf Muhammad Semprot Nicho Silalahi Soal Perempuan Kalimantan. (Twitter/@yusuf_dumdum)
Yusuf Muhammad Semprot Nicho Silalahi Soal Perempuan Kalimantan. (Twitter/@yusuf_dumdum)

Ia menyindir pendemo karena dinilai vokal menanggapi hal tersebut, tetapi bungkam dengan persoalan lain yang berada di Kalimantan. Permasalahan lain yang dimaksud Nicho adalah penebangan hutan sampai kasus anak-anak yang meninggal di bekas galian tambang.

Tak sampai di situ, Nicho juga menyinggung soal wanita Kalimantan yang dijual ke China untuk dijadikan budak seks. Menurutnya, sejumlah persoalan itu pantas mendapatkan perhatian luas juga seperti pernyataan Edy Mulyadi.

"Saat hutan ditebang, banjir merendam rumah warga kurang lebih sebulan, perempuannya dijual ke China untuk dijadikan budak seks, anak-anak pada mati tenggelam di bekas galian tambang kalian pada diam," cuit Nicho Silalahi.

"Tapi saat ada yang mengatakan 'Tempat Jin Buang Anak' kalian demo. Sebenarnya kalian siapa?" lanjutnya.

baca juga

Nicho sendiri dalam cuitan tersebut memang tidak menjelaskan wanita mana yang dimaksud. Walau begitu, dalam cuitan sebelumnya, Nicho menyinggung puluhan wanita Kalimantan yang menjadi korban perdagangan.

Ia menjelaskan kasus wanita Kalimantan yang dijadikan budak di China dilakukan dengan modus dijanjukan akan dinikahi. Korban kasus itu, menurut Nicho mencapai puluhan wanita Kalimantan.

"Dulu ada perdagangan manusia ke China dalam modus dikawini untuk di jadikan budak. Korbannya puluhan perempuan dari Kalimantan, kemana para CEBONG BABI dan ANJING PEKING itu?" kata Nicho Silalahi.

"Ah kangen dengan kawan-kawan di Kalimantan yang grilya membongkar kejahatan kemanusiaan di sana," bebernya.

Adapun cuitan Yusuf Muhammad yang menyemprot Nicho Silalahi telah mendapatkan atensi warganet. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitan tersebut sedikitnya telah mendapatkan 700 retweet dan 1.300 tanda suka.

Warganet juga membanjiri kolom komentar cuitan Yusuf dengan beragam pendapat. Banyak yang mendukung kritikan Yusuf dan mengecam pernyataan Nicho mengenai perempuan menjadi budak seks di China. Bahkan, tidak sedikit yang meminta Nicho ditangkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger! Makam Edy Mulyadi di Jalanan Samarinda, Aksi Tabur Bunga Dilakukan, Warganet: Hancur Liur

Geger! Makam Edy Mulyadi di Jalanan Samarinda, Aksi Tabur Bunga Dilakukan, Warganet: Hancur Liur

Kaltim | Kamis, 27 Januari 2022 | 14:02 WIB

Politisi PDIP Gertak Edy Mulyadi soal Dugaan Hina Kalimantan: Perlu Dicambuk Baru Dia Sadar

Politisi PDIP Gertak Edy Mulyadi soal Dugaan Hina Kalimantan: Perlu Dicambuk Baru Dia Sadar

News | Kamis, 27 Januari 2022 | 13:58 WIB

Diperiksa Polisi Soal Kasus Kalimantan Tempat Jin Buang Anak, Edy Mulyadi Pikir-pikir Besok Hadir atau Tidak

Diperiksa Polisi Soal Kasus Kalimantan Tempat Jin Buang Anak, Edy Mulyadi Pikir-pikir Besok Hadir atau Tidak

News | Kamis, 27 Januari 2022 | 13:43 WIB

Film Layar Lebar 0,1 World Tayang Hari Valentine, Ada Patrick Shih dan Zhou Yi Ran

Film Layar Lebar 0,1 World Tayang Hari Valentine, Ada Patrick Shih dan Zhou Yi Ran

Your Say | Kamis, 27 Januari 2022 | 13:22 WIB

Tersinggung dengan Edy Mulyadi, Komisi III Teruskan Aspirasi Aliansi Borneo Bersatu ke Kapolri

Tersinggung dengan Edy Mulyadi, Komisi III Teruskan Aspirasi Aliansi Borneo Bersatu ke Kapolri

News | Kamis, 27 Januari 2022 | 13:11 WIB

Nodai Pacar yang Masih Umur 16 Tahun, SS Berurusan dengan Polisi

Nodai Pacar yang Masih Umur 16 Tahun, SS Berurusan dengan Polisi

Sumut | Kamis, 27 Januari 2022 | 12:59 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×