facebook

Kasus Harian Covid-19 Naik, Jokowi Minta Pasien Tak Bergejala Manfaatkan Telemedicine dan Isoman

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari
Kasus Harian Covid-19 Naik, Jokowi Minta Pasien Tak Bergejala Manfaatkan Telemedicine dan Isoman
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (tangkapan layar/istimewa)

Apabila ada gejala, Jokowi berharap masyarakat bisa menggunakan layanan telemedicine atau menghubungi puskemas serta dokter terdekat.

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan, pemerintah telah banyak belajar dari negara lain untuk menghadapi adanya lonjakan kasus harian Covid-19, karena penyebaran varian Omicron.

Mengikuti karakter dari Omicron itu sendiri, pemerintah mengedepankan telemedicine dan menyarankan pasien bergejala ringan untuk melakukan isolasi mandiri.

Jokowi menyebut situasi melonjaknya kasus harian Covid-19 tengah kembali terjadi di Indonesia saat ini. Menurutnya, kenaikan akan terus terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

"Saat ini kita menghadapi lonjakan kasus harian Covid-19, utamanya varian Omicron dan kenaikan ini diperkirakan masih akan terus meningkat dalam beberapa minggu ke depan," kata Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (28/1/2022).

Baca Juga: Dilanda Gelombang Varian Omicron, Korea Selatan Catat Rekor Baru COVID-19

Guna menghadapinya, pemerintah terus melakukan perbaikan berbagai sarana dan prasarana fasilitas kesehatan yang disesuaikan dengan karakter Omicron. Salah satunya ialah memberikan pelayanan kesehatan melalui layanan telemedicine.

"Tak semua kasus Covid-19 (varian) Omicron membutuhkan layanan langsung karena gejalanya tidak membahayakan. Paling penting meminimalkan kontak, ini akan mencegah penyebaran yang lebih luas," ungkapnya.

Menurut Jokowi, apabila hasil tes PCR masyarakat menunjukkan hasil positif dan tanpa ada gejala, maka sebaiknya langsung melakukan isolasi mandiri di rumah selama lima hari.

Apabila ada gejala, maka masyarakat bisa menggunakan layanan telemedicine atau menghubungi puskemas serta dokter terdekat.

Hal tersebut disampaikannya guna tidak terlalu membebani fasilitas kesehatan.

Baca Juga: BOR RS di DKI Capai 45 persen Imbas Omicron, Legislator PDIP ke Pemerintah: Lipat Gandakan Tempat Isolasi Terpusat!

"Ini penting agar fasilitas kesehatan kita dapat lebih fokus menangani pasien dengan gejala berat maupun pasien-pasien penyakit lain yang membutuhkan layanan intensif," ujarnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar