facebook

Rutin Lakukan WGS, Dinkes DKI: Hampir 90 Persen Hasilnya Omicron

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Rutin Lakukan WGS, Dinkes DKI: Hampir 90 Persen Hasilnya Omicron
Ilustrasi varian Omicron [Foto: ANTARA]

Widyastuti meminta masyarakat tidak perlu panik.

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta rutin melakukan pemeriksaan dengan Whole Genome Sequencing (WGS) pada orang dengan kriteria tertentu. Ternyata, belakangan ini kebanyakan hasilnya para pasien terjangkit varian baru virus corona B.1.1.529 atau Omicron.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI, Widyastuti. Selain omicron, masih ditemukan juga berbagai varian lain virus corona.

"Hampir 80-90 persen hasil WGS di DKI itu Omicron. Sisanya belum keluar hasilnya atau varian yang lain," ujar Widyastuti di Balai Kota DKI, Jumat (28/1/2022).

Meski sudah banyak ditemukan, Widyastuti meminta masyarakat tidak perlu panik. Apalagi orang yang terjangkit omicron tidak sampai seberat varian delta.

Baca Juga: Demo di Depan Balai Kota Malang, YKMI Desak Pemerintah Gunakan Vaksin Halal

"Nah mengerucut dari berbagai jurnal-jurnal bahwa Omicron tidak seberat varian lain, dan diinfokan bahwa tidak langsung mengenai paru-paru. Ini gejalanya lebih ringan," jelasnya.

Jika memang sudah terpapar omicron, Widyastuti mengimbau agar masyarakat cukup beristirahat dan melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

"Pastikan vaksinnya sudah tercukupi dengan benar, diharapkan seandainya kena itu tidak menimbulkan gejala berat dan hanya tanpa gejala atau ringan saja," pungkasnya.

Hingga kini terdapat sebanyak 2.404 orang yang terinfeksi Omicron. Dari jumlah itu, sebanyak 1.309 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 1.095 kasus merupakan transmisi lokal.

Baca Juga: Wow! Penambahan Kasus COVID-19 Mencapai 9.905 Pasien Per Hari, Terbanyak DKI Jakarta

Komentar