facebook

Pemerintah Jerman dan Swedia Hibahkan 2,9 Juta Vaksin AstraZeneca untuk Indonesia, Sudah Mendarat di Bandara Soetta

Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio
Pemerintah Jerman dan Swedia Hibahkan 2,9 Juta Vaksin AstraZeneca untuk Indonesia, Sudah Mendarat di Bandara Soetta
Indonesia kembali kedatangan 2.968.000 dosis Vaksin AstraZeneca hibah dari Pemerintah Jerman dan Swedia yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada Jumat (28/1/2022).

Indonesia kembali kedatangan 2.968.000 dosis Vaksin AstraZeneca yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada Jumat (28/1/2022).

Suara.com - Indonesia kembali kedatangan 2.968.000 dosis Vaksin AstraZeneca yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada Jumat (28/1/2022).

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong mengatakan, kedatangan vaksin tahap ke-202 ini merupakan hibah dari Pemerintah Jerman dan Swedia melalui jalur COVAX.

"Kami atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan terima kasih sebesar-besar kepada pemerintah Jerman dan Swedia atas donasi vaksin ini," kata Usman, Jumat (28/1/2022).

Sebelumnya, Pemerintah Jerman juga telah beberapa kali memberikan donasi vaksin kepada Indonesia.

Baca Juga: Bikin Semangat Vaksinasi, Anak-anak Ini Dapat Es Krim Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Seperti pada Rabu (22/12/2021) lalu berupa Vaksin Moderna sebanyak 2.389.400 dosis dan pada Jumat (24/12/2021) berupa Vaksin Moderna sejumlah 2.688.000 dosis.

"Kerja sama antar negara menjadi salah satu elemen penting untuk bersama mengatasi pandemi yang telah berlangsung sekitar dua tahun ini," ujarnya.

Untuk diketahui, Pandemi Covid-19 telah menginfeksi 4.319.175 orang Indonesia. Selain itu, masih terdapat 43.574 kasus aktif, 4.131.333 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 144.268 jiwa meninggal dunia.

Pemerintah juga telah menyuntikkan 183.912.241 dosis (88,31 persen) vaksin pertama dan 127.453.800 dosis (61,20 persen) vaksin kedua kepada masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara total sasaran vaksin adalah 208.265.720 atau 70 persen warga Indonesia yang ditargetkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus selesai dalam waktu satu tahun untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Baca Juga: Bikin Dokter Takjub, Pria yang 5 Tahun Lumpuh dan Bisu Ini Tetiba Sembuh setelah Vaksin Covid-19

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar