Suara.com - Polda Metro Jaya menunda ajang street race bagi pembalap liar di wilayah Depok, Tangerang, dan Bekasi atau Detabek. Alasannya, karena kasus Covid-19 tengah melonjak.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan ajang street race akan dilanjutkan ketika kasus Covid-19 telah menurun.
"Persiapan sudah kami lakukan tapi pelaksanaan menunggu ketika badai omicron mereda," kata Sambodo kepada wartawan, Rabu (2/2/2022).
Sambodo mengemukakan bahwa pihaknya sebenarnya telah menyiapkan ajang street race di Detabek. Rencana awal ajang tersebut akan digelar di awal atau akhir Februari 2022 ini.
"Tapi pelaksanaannya kapan tunggu waktu yang tepat," katanya.
Perintah Kapolda
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran sebelumnya meminta seluruh Polres memfasilitasi pembalap liar. Sehingga, diharapkan lahir pembalap handal dan tidak ada lagi praktik balap liar yang mengganggu serta membahayakan pengguna jalan.
Hal ini sampaikan Fadil saat meresmikan ajang street race bagi pembalap liar di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (16/1/2022). Fadil menyebut kegiatan ini akan berkelanjutan dan dilakukan di beberapa wilayah lainnya.
"Nanti saya akan minta masing-masing Polres di masing-masing tempat untuk mencari dan fasilitasi adik-adik yang berbakat dalam dunia motor sport," kata Fadil.
Fadil menyebut beberapa Polres di wilayah penyangga Jakarta seperti Tangerang juga telah mendapat tempat untuk dijadikan ajang street race. Mantan Kapolda Jawa Timur itu menegaskan kegiatan ini bukan sebatas seremonial melainkan ikhtiar untuk membina dan melahirkan bibit baru pembalap berprestasi.
"Harapannya nggak ada lagi kata balap liar yang ada transformasi balap jalanan. Perlu digaris bawahi kegiatan yang kita laksanakan kali ini bukan seremonial tapi ikhtiar kami," katanya.