Tiga Bulan Terakhir, Ribuan WNI di Luar Negeri Positif Covid-19; Kemlu Sebut Meningkat Pesat Antara Desember-Januari

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 03 Februari 2022 | 17:34 WIB
Tiga Bulan Terakhir, Ribuan WNI di Luar Negeri Positif Covid-19; Kemlu Sebut Meningkat Pesat Antara Desember-Januari
Direktur Perlindungan WNI Kemenlu RI Judha Nugraha. [Tangkapan Layar Zoom]

Suara.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mencatat 8.349 Warga Negara Indonesia (WNI) terinfeksi Covid-19 di luar negeri.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu Judha Nugraha mengatakan, jumlah 8.349 WNI tersebut tercatat sejak Desember 2021 hingga 3 Februari 2022.

"Terjadi peningkatan cukup pesat, kalau kita lihat sejak bulan Desember terjadi peningkatan jumlah WNI yang terinfeksi Covid-19. Total hingga Februari per hari ini ada 8.349," ujar Judha dalam jumpa pers secara virtual, Kamis (3/1/2022).

Judha menuturkan, jika dilihat dari lonjakan kasus Covid-19 antara November 2021 hingga Desember 2021 terjadi peningkatan 242 kasus. Sedangkan dari bulan Desember 2021 hingga Januari meningkat pesat menjadi 1.082 kasus. 

Kemudian Januari 2022 ke Februari 2022 terjadi peningkatan sebanyak 974 kasus.

"Januari ke Februari yang masih awal ini sudah menjumpai 974 kasus. Ini menjadi concern kita bersama bagaimana kita bisa memberikan perlindungan dan melakukan pencegahan terhadap WNI-WNI kita dari infeksi Covid-19," papar dia.

Judha menjelaskan, dari jumlah WNI yang terinfeksi Covid-19, kasus WNI yang terkena Covid-19 terbanyak di lima negara.

Yakni pertama WNI terkena Covid-19 di Singapura 831 kasus, kedua Qatar 809 kasus. Ketiga Brunei Darussalam 648 kasus.

"Lalu (keempat) Korea Selatan 541 kasus, terakhir Inggris 422 kasus," ucap dia.

baca juga

Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan perwakilan RI kata Judha yakni diantaranya membantu WNI yang terinfeksi Covid-19 untuk mendapatkan akses fasilitas kesehatan, memberikan bantuan logistik dan fasilitas repatriasi.

Judha menuturkan untuk bantuan logistik, utamanya ditujukan kepada WNI yang terdampak kebijakan pembatasan mobilitas yang diterapkan oleh beberapa negara.

"Utamanya yang paling terdampak adalah warga negara kita yang berstatus undocumented dan juga pekerja harian lepas yang mengandalkan penghasilannya dari gaji harian. Oleh karena itu perwakilan RI mendorong pemberian bantuan logistik bagi WNI yang dikelompokkan rentan tersebut," kata Judha.

Selain itu, perwakilan RI kata Judha juga melakukan fasilitasi repatriasi WNI yang terdampak, utamanya yang lain adalah ABK, kapal niaga maupun kapal ikan.

Kemudian perwakilan RI juga menyediakan fitur khusus Covid-19 di portal peduli WNI, untuk memudahkan WNI mendapatkan informasi terkini dan termutakhir mengenai situasi kondisi negara sempat. Termasuk juga kebijakan di negara setempat terkait dengan penanganan Covid-19.

"Juga kita bangunkan fitur khusus dan juga fitur yang melibatkan bagi kasus-kasus yang sifatnya  darurat. Yang terakhir kita juga mendorong fasilitasi vaksinasi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah 7 Kasus Baru, Kasus Covid-19 Menyebar di 8 Kapanewon Gunungkidul

Tambah 7 Kasus Baru, Kasus Covid-19 Menyebar di 8 Kapanewon Gunungkidul

Jogja | Kamis, 03 Februari 2022 | 17:28 WIB

Kasus COVID-19 Mulai Mengkhawatirkan, Gibran akan Evaluasi PTM 100 Persen di Kota Solo

Kasus COVID-19 Mulai Mengkhawatirkan, Gibran akan Evaluasi PTM 100 Persen di Kota Solo

Surakarta | Kamis, 03 Februari 2022 | 17:21 WIB

14 Warga Tebet Dievakuasi Ke RSDC Wisma Atlet

14 Warga Tebet Dievakuasi Ke RSDC Wisma Atlet

Foto | Kamis, 03 Februari 2022 | 17:30 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×