Sempat Berkali-kali Gagal jadi Presiden, Prabowo Disebut Punya Peluang Moncer di Pilpres 2024

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Sabtu, 05 Februari 2022 | 15:20 WIB
Sempat Berkali-kali Gagal jadi Presiden, Prabowo Disebut Punya Peluang Moncer di Pilpres 2024
Prabowo Subianto. [Instagram/Prabowo]

Suara.com - Figur Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih jadi top of mind dalam persepsi publik terkait bakal calon presiden untuk Pilpres 2024. Temuan ini muncul dalam survei Trust Indonesia Research and Consulting.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Direktur eksekutif TRUST Indonesia Research and Consulting, Azhari Ardian menjelaskan pemikiran responden masih melihat dan memilih sosok Menteri Pertahanan itu.

"Apa yang ada di kepala mereka (responden) kami tanyakan, dan ternyata masih menyatakan Prabowo Subianto yang masih tertinggi," kata Azhari, dalam keterangannya, yang dikutip pada Rabu, 2 Februari 2022.

Dia menyampaikan, merujuk data yang dipublikasikan dengan pertanyaan terbuka, Prabowo memperoleh 22,7 persen.

Selanjutnya, ada Anies Baswedan dengan 14,7 persen, Ganjar Pranowo 11 persen, Joko Widodo 10,8 persen dan disusul Sandiaga Uno 6,7 persen.  Lalu, ada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mendapatkan 4,0 persen serta Ridwan Kamil 3,3 persen. 

Pun, untuk kategori pertanyaan tertutup, Prabowo juga menempati posisi tertinggi yaitu mendapat 25 persen, Anies Baswedan 16,3 persen, Ganjar Pranowo 16,1 persen, Sandiaga Uno 7,8 persen, AHY 5,7 persen dan Ridwan Kamil 3,4 persen. 

"Pak Prabowo itu 25 persen, disusul Anies Rasyid Baswedan dan Ganjar. Itu top three-nya ya kira-kira," tuturnya. 

Selain itu, survei juga mengukur 3 nama capres yang berpotensi dipilih rakyat untuk Pilpres 2024. Lagi-lagi nama Prabowo lebih unggul dengan 39,2 persen. Sementara, Anies Baswedan dapat 31,5 persen, serta Puan Maharani 8,4 persen.

Dengan temuan itu, sosok Prabowo dianggap masih populer dan capres yang disukai  Kemudian, Trust Indonesia juga mengukur tingkat popularitas dan likeabilitas atau tingkat kesukaan masyarakat terhadap nama-nama capres yang disodorkan. Nama Prabowo ternyata masih unggul.

Berikut data dari Trust Indonesia ; 

- Prabowo Subianto dengan popularitas 93,2 persen dan disukai 72,2 persen. 

- Jusuf Kalla dengan popularitas 87,5 persen dan disukai 68,3 persen. 

- Anies Baswedan dengan popularitas 82,8 persen dan  disukai 67,1 persen

- Sandiaga Uno dengan popularitas 82,1 persen dan disukai 70,1 persen. 

- Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan popularitas 71,3 persen dan disukai 52,2 persen. 

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Bisa Dinego Lagi, Bagi Gerindra Prabowo Capres Sudah Harga Mati, Mengapa?

Tak Bisa Dinego Lagi, Bagi Gerindra Prabowo Capres Sudah Harga Mati, Mengapa?

News | Sabtu, 05 Februari 2022 | 15:08 WIB

Soroti Blusukan Jokowi Sebabkan Kerumunan Warga, Pengamat: Mungkin Ada Pesan Lain

Soroti Blusukan Jokowi Sebabkan Kerumunan Warga, Pengamat: Mungkin Ada Pesan Lain

News | Sabtu, 05 Februari 2022 | 14:39 WIB

Sebabkan Kerumunan saat Kunjungan, Jokowi Disentil: Apa yang Dilakukan Tidak Bijaksana

Sebabkan Kerumunan saat Kunjungan, Jokowi Disentil: Apa yang Dilakukan Tidak Bijaksana

News | Sabtu, 05 Februari 2022 | 14:13 WIB

Blusukan Picu Kerumunan saat Covid-19 Merebak, Sikap Jokowi Dinilai Tak Bijak

Blusukan Picu Kerumunan saat Covid-19 Merebak, Sikap Jokowi Dinilai Tak Bijak

News | Sabtu, 05 Februari 2022 | 14:04 WIB

Reaksi Prabowo Soal Duet Pilpres 2024 Cak Imin, Begal Bantul Kalungkan Celurit ke Korban

Reaksi Prabowo Soal Duet Pilpres 2024 Cak Imin, Begal Bantul Kalungkan Celurit ke Korban

Jogja | Sabtu, 05 Februari 2022 | 12:45 WIB

Politisi Demokrat Sebut Teladan Jokowi soal Prokes Makin Drop, Singgung Momen Natal dan Tahun Baru

Politisi Demokrat Sebut Teladan Jokowi soal Prokes Makin Drop, Singgung Momen Natal dan Tahun Baru

News | Sabtu, 05 Februari 2022 | 12:43 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB