Ada Buruh Demo Tolak Pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja, Lalin Depan Gedung DPR ke Arah Slipi Tersendat

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 07 Februari 2022 | 13:25 WIB
Ada Buruh Demo Tolak Pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja, Lalin Depan Gedung DPR ke Arah Slipi Tersendat
Arus kendaraan di depan Gedung DPR RI Jalan Gatot Soebroto mengarah ke Slipi tersendat lantaran terjadi aksi buruh menolak perbaikan Omnibus Law di depan Kompleks Gedung Parlemen pada Senin (7/2/2022). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Arus lalu lintas di depan Gedung DPR RI Jalan Gatot Soebroto mengarah ke Slipi, Jakarta Barat (Jakbar) tersendat pada Senin (7/2/2022). Kondisi tersebut terjadi lantaran massa buruh dari Partai Buruh dan FSPMI menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR menolak pembahasan perbaikan UU Omnibus Law Cipta Kerja. 

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi arus lalu lintas di lokasi tampak mulai tersendat sejak pukul 11.20 WIB. Kendaraan baik mobil hingga motor harus merendahkan kecepatannya di saat melintas. 

Kendati lalu lintas tersendat aparat kepolisian tidak melakukan rekayasa lalu lintas atau pun penutupan jalan di sekitar lokasi. 

"Sementara situasi masih aman artinya kita belum ada penutupan-penutupan hanya ditutup dua lajur jadi Jalan Gatot Subroto masih bisa dilintasi satu lajur normal," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo ditemui di lokasi unjuk rasa. 

Lalu lintas tersendat yang terjadi di lokasi, disebut Sambodo, terjadi sekitar 300 meter. Sementara itu, kurang lebih 100 personel polantas dikerahkan untuk mengamankan lalu lintas. 

"Hambatan hanya kurang lebih 300 meter dari sebelum gedung dpr ri habis itu lancar. Personel kita turunkan 100 kurang lebih," ungkapnya. 

Hingga pukul 13.00 WIB aksi unjuk rasa buruh masih berlangsung. Orasi demi orasi masih terus dilakukan buruh dalam rangka menolak Omnibus Law Cipta Kerja. 

"Partai buruh bersama FSPMI dan serikat buruh lainnya menolak pembahasan omnibuslaw cipta kerja karena secara konstitusi sudah dinyatakan oleh pihak mahakmah konsitusi adalah inkonstitusional bersyarat dan cacat hukum," kata Said di lokasi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatkan Massa Buruh Geruduk DPR Tolak Omnibus Law, Polisi Berpakaian Hazmat Bentangkan Spanduk Bahaya Varian Omicron

Peringatkan Massa Buruh Geruduk DPR Tolak Omnibus Law, Polisi Berpakaian Hazmat Bentangkan Spanduk Bahaya Varian Omicron

News | Senin, 07 Februari 2022 | 12:52 WIB

Bawa 3 Mobil Komando, Massa Buruh Pimpinan Said Iqbal di Gedung DPR: Omnibus Law Cipta Kerja Cacat Hukum!

Bawa 3 Mobil Komando, Massa Buruh Pimpinan Said Iqbal di Gedung DPR: Omnibus Law Cipta Kerja Cacat Hukum!

News | Senin, 07 Februari 2022 | 12:33 WIB

Buruh Geruduk DPR Demo Tolak Omnibus Law, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas

Buruh Geruduk DPR Demo Tolak Omnibus Law, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas

News | Senin, 07 Februari 2022 | 12:01 WIB

Terkini

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Ngamuk Cuma Diberi Rp10 Ribu, Pria Bermasker Hantam Kepala Nenek 71 Tahun di Lampung Barat

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:12 WIB

×