Teken MoU dengan Purnawirawan TNI AD, Harvest Capital International Lirik Peluang Wirausaha

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 08 Februari 2022 | 16:46 WIB
Teken MoU dengan Purnawirawan TNI AD, Harvest Capital International Lirik Peluang Wirausaha
Direktur PT Harvest Capital International, Kelik Irwantono menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama dengan Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Selasa (8/2/2022). (Suara.com/Alfian Winanto)

Suara.com - PT Harvest Capital International menjadi salah satu perusahaan yang melakukan kontrak kerja sama atau MoU dengan Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD). Kerja sama yang dilakukan tersebut menaungi bidang investasi dan pertambangan

Kerja sama tersebut diawali dengan penandatangan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara PT Harvest Capital International dengan PPAD di Gedung AH Nasution, Mabes AD, Jakarta Pusat, Selasa (8/2/2022). 

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua Umum PPAD Doni Monardo dan Direktur PT Harvest Capital International Kelik Irwantono. 

Kelik mengungkapkan pihaknya mau bekerjasama dengan PPAD lantaran melihat dampak positif dari program utama organisasi purnawirawan tersebut. Adapun program utama yang dimaksud ialah meningkatkan kesejahteraan purnawirawan. 

"Melalui peluang wirausaha di mana pemberdayaan purnawirawan secara profesional merupakan akan menguntungkan kepada kedua pihak," ungkap Kelik. 

Sementara itu, Ketum PPAD Doni mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus kepada kesejahteraan purnawirawan dengan ikut mengelola sumber daya alam. 

Menurut Doni sumber daya alam yang ada di Nusantara itu seringkali tidak dapat dinikmati oleh pelayan ataupun petani. Pasalnya, mereka kerap mendapatkan keuntungan kecil karena menjual barang mentah. 

Dengan adanya kerjasama dengan perusahaan, Doni berharap upayanya untuk meningkatkan kesejahteraan purnawirawan juga bisa berdampak baik bagi para petani, nelayan maupun mata pencaharian lainnya.

"Lewat pelatihan atau kerjasama perbankan, kerjasama dengan perusahaan lainnya kita bisa mendorong untuk produk-produk mentah ini menjadi barang jadi, ya paling tidak setengah jadi. Sehingga punya nilai ekonomi yang lebih tinggi," jelas Doni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesepakatan Wilayah FIR Indonesia Singapura Perlu Dukungan Internasional

Kesepakatan Wilayah FIR Indonesia Singapura Perlu Dukungan Internasional

Batam | Rabu, 02 Februari 2022 | 11:00 WIB

Polisi Ribut di Gunung Botak hingga Tembak Mati Warga, Brigadir Andre Batuwael jadi Tersangka dan Dikurung di Sel

Polisi Ribut di Gunung Botak hingga Tembak Mati Warga, Brigadir Andre Batuwael jadi Tersangka dan Dikurung di Sel

News | Minggu, 30 Januari 2022 | 17:02 WIB

Millennials Road Safety Hero, Kerja Sama ITS-Jasa Raharja untuk Keselamatan Lalu Lintas

Millennials Road Safety Hero, Kerja Sama ITS-Jasa Raharja untuk Keselamatan Lalu Lintas

Otomotif | Rabu, 19 Januari 2022 | 23:29 WIB

Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum Ingatkan Sanksi Pidana Membeli Hasil Tambang Ilegal

Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum Ingatkan Sanksi Pidana Membeli Hasil Tambang Ilegal

Jabar | Minggu, 16 Januari 2022 | 21:45 WIB

Terkini

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

News | Senin, 13 April 2026 | 19:11 WIB

Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik

Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik

News | Senin, 13 April 2026 | 19:06 WIB

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

News | Senin, 13 April 2026 | 18:45 WIB

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

News | Senin, 13 April 2026 | 18:43 WIB

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

News | Senin, 13 April 2026 | 18:38 WIB

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

News | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

News | Senin, 13 April 2026 | 18:15 WIB

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

News | Senin, 13 April 2026 | 18:09 WIB

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

News | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

News | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB