Array

Kasus Makin Melonjak, Kapolri Sebut Varian Omicron Bisa Picu Kematian ke Lansia dan Pengidap Komorbid, Jika...

Rabu, 09 Februari 2022 | 18:20 WIB
Kasus Makin Melonjak, Kapolri Sebut Varian Omicron Bisa Picu Kematian ke Lansia dan Pengidap Komorbid, Jika...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. [Dok. Polri]

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron. Salah satunya dengan memprioritaskan akselerasi vaksinasi.

Listyo mengatakan ini saat meninjau kegiatan akselerasi vaksinasi di Bintan, Kepulauan Riau. Kegiatan ini digelar secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. 

"Kita harus melakukan langkah-langkah sebagai upaya menghadapi varian Omicron. Salah satunya yang paling prioritas adalah bagaimana kita melakukan akselerasi vaksinasi," kata Listyo di Bintan, Kepulauan Riau, Rabu (9/2/2022).

Menurut Listyo, akselerasi vaksinasi ini perlu terus dilakukan khususnya kepada kalangan lanjut usia atau lansia. Selain itu dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi dosis ketiga atau booster. 

"Dan tentunya ini perlu adanya kerjasama, strategi khusus," katanya. 

Berkenaan dengan itu, Listyo menyebut strategi kedua yang perlu dilakukan ialah dengan menggencarkan kembali sosialisasi disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat. Salah satunya terkait 3M mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker.

"Kedua adalah ingatkan masyarakat kembali untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Karena hal itu salah satunya yang paling utama memakai masker," bebernya. 

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan transmisi penularan Covid-19 kerap terjadi karena ketidaksiplinan dalam penggunaan masker. Terlebih, varian Omicron memiliki tingkat penularan yang cepat walaupun fatalitasnya lebih rendah jika dibandingkan varian Delta. 

"Namun demikian manakala ini menular kemudian masuk kepada usia-usia rentan apalagi belum vaksin dan komorbid ini juga tetap menimbulkan fatalitas," imbuhnya. 

Listyo menyebut strategi terakhir yang diperlukan yakni dengan meningkatkan sinergitas dan soliditas antara Pemerintah Pusat, TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Khususnya, dalam melakukan akselerasi percepatan vaksinasi.

"Mari kita ingatkan pada saudara-saudara untuk memanfaatkan gerai tersebut. Khususnya bagi yang belum vaksin, atau yang sudah waktunya booster enam bulan harus dilakukan vaksinasi kembali."

Update Covid-19 RI

Diketahui, kasus positif kian bertambah setelah Indonesia dinyatakan masuk gelombang ketiga pandemi Covid-19. Berdasarkan catatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, kasus positif Covid-19 kembali bertambah sebanyak 46.843 orang pada Rabu, sehingga total kasus mencapai 4.626.939 orang.

Dari jumlah itu, ada tambahan 65 orang meninggal sehingga total menjadi 144.784 jiwa meninggal dunia.

Kemudian, ada tambahan 14.016 orang yang sembuh sehingga total menjadi 4.216.328 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI