Kapal Selam Scorpene: Spesifikasi, Harga dan Keunggulannya yang Mampu Bawa Torpedo Black Shark

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 11 Februari 2022 | 14:41 WIB
Kapal Selam Scorpene: Spesifikasi, Harga dan Keunggulannya yang Mampu Bawa Torpedo Black Shark
Kapal selam Scorpene buatan Prancis yang dimiliki oleh India (tangkapan layar YouTube Naval Group)

Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia akan segera membeli dua unit kapal selam Scorpene dari Prancis, buatan perusahaan DCNS. Dalam pengembangannya, kapal Scorpene dari Prancis ini dilengkapi sebanyak generator diesel-listrik yang menyediakan daya 2.500 kW.

Kendaraan tempur bawah laut yang masuk kelas kapal selam serang ini bahkan telah dipercaya memperkuat Angkatan Laut (AL) Prancis dalam beberapa tahun terakhir. Penasaran kan, seperti apa spesifikasi, keunggulan, hingga harga kapal selam Scorpene ini? Simak penjelasannya berikut

Spesifikasi Kapal Selam Scorpene

Dilansir dari laman Military Today, kapal selam Scorpene mampu membawa 30 ranjau laut dan melaju 20 knots (37 kilometer/jam) di dalam air dan 12 knots (22 kilometer/jam) di permukaan. Kapal selam ini disebut dibangun secara khusus dengan berbekal sistem tempur Submarine Tactical Integrated Combat System (SUBTICS) yang juga diterapkan pada kapal selam nuklir AL Prancis.

Kapal selam Scorpene terdiri dari empat varian yaitu CM-2000 (61,7 meter) AM-2000 (70 meter), CA-2000, dan S-BR (75 meter).

  • Varian CM-2000 adalah kapal selam diesel listrik konvensional.
  • Sementara AM-2000 sudah dibekali teknologi Air Independent Propulsion (AIP) yang membuatnya lebih tahan lama ketika menyelam.
  • Sedangkan varian CA-2000 yang berukuran lebih kecil difungsikan secara khusus untuk menjaga pantai. Varian ini menggunakan uap bahan bakar untuk menggerakkan turbin dan juga menghasilkan listrik. Dengan begitu, kapal selam bisa menyelam dalam waktu hingga tiga minggu.

Kapal selam Scorpene punya senjata termasuk torpedo anti-kapal dan anti-kapal selam, serta rudal jarak jauh untuk melumat musuh. Kapal selam ini bisa menyelam di kedalaman 300 meter.

Kelebihan Kapal Selam Scorpene

Lebih lanjut, Scorpene bisa membawa 32 kru dan disebut memiliki teknologi senyap mutakhir yang membuat kapal selam ini sulit dideteksi oleh lawan. Selain itu, keunggulan kapal selam Scorpene juga diklaim memiliki teknologi tinggi yang mampu mendeteksi musuh dalam jarak yang jauh.

Dilansir dari laman Navy Recognition, pada bagian senjata, Scorpene dibekali dengan enam tabung peluncur torpedo 533 mm yang bisa meluncurkan torpedo kelas berat Black Shark atau rudal anti kapal Exocet SM.39. Sejumlah negara menggunakan kapal selam ini seperti Malaysia, Chile, Brasil hingga India.

Harga kapal selam Scorpene pun beragam tergantung jenis, spesifikasi serta kelengkapan persenjataan yang diminta. Rata-rata biaya pembuatan kapal selam Scorpene ini mencapai US$ 450 juta atau sekitar Rp 6,4 triliun.

Sebagai perbandingan, tahun 2005 India telah memesan enam kapal selam Scorpene yang saat ini sedang dibangun di galangan kapal di Mumbai. Menurut naval-technology.com, sudah ada empat kapal selam Scorpene yang telah dirilis Angkatan Laut India sejak tahun 2017 hingga 2019.

Total biaya pembuatan kapal selam Scorpene yang dipesan India ini mencapai angka USD 3,7 miliar atau sekitar Rp 53,8 triliun. Artinya, harga satu unit kapal selam Scorpene pesanan India bisa sekitar Rp 9 triliun. 

Itulah penjelasan tentang kapal selam Scorpene buatan Prancis yang akan dibeli Indonesia. Pembelian dua unit kapal selam baru ini tentunya bakal mengganti peran KRI Nanggala-402 yang tenggelam tahun lalu.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhan Prabowo Beli Enam Pesawat Tempur Generasi 4,5 Buatan Prancis

Menhan Prabowo Beli Enam Pesawat Tempur Generasi 4,5 Buatan Prancis

Bekaci | Kamis, 10 Februari 2022 | 16:53 WIB

Kemenhan Beli 6 Pesawat Tempur Rafale Buatan Prancis, Siap Perkuat Pertahanan Udara Indonesia

Kemenhan Beli 6 Pesawat Tempur Rafale Buatan Prancis, Siap Perkuat Pertahanan Udara Indonesia

Lampung | Kamis, 10 Februari 2022 | 14:29 WIB

Gara-gara Kapal Selam, Dubes Prancis Tuding Australia Penipu

Gara-gara Kapal Selam, Dubes Prancis Tuding Australia Penipu

Sumbar | Rabu, 03 November 2021 | 13:22 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB