Rapat Bareng Menlu Retno Marsudi, Komisi I DPR Sepakati Usulan RI Buka Hubungan Diplomatik dengan Sudan Selatan

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 14 Februari 2022 | 16:41 WIB
Rapat Bareng Menlu Retno Marsudi, Komisi I DPR Sepakati Usulan RI Buka Hubungan Diplomatik dengan Sudan Selatan
Menlu Retno Marsudi bersama Komisi I DPR mengikuti rapat menyepakati pembukaan hubungan diplomatik dengan Sudan Selatan di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (14/2/2022). [Tangkapan layar]

Suara.com - DPR melalui Komisi I menyepakati usulan pemerintah untuk mereaktivasi pembukaan hubungan diplomatik antara Republik Indonesia dengan Republik Sudan Selatan. Kesepakatan tersebut menindaklanjuti masuknya Surat Presiden atau Supres mengenai hal tersebut pada paripurna sebelumnya. 

Persetujuan terhadap usulan pemerintah melakukan reaktivasi hubungan diplomatik dengan Sudan Selatan ini dilakukan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Senin (14/2/2022). 

Awalnya, Ketua Komisi I Meutya Hafid yang bertindak sebagai pimpinan rapat mempersilakan Menlu Retno memaparkan soal usulan reaktivasi hubungan diplomatik dengan Sudan Selatan, setelah itu masing-masing anggota Komisi I DPR mewakili fraksinya dipersilakan menyampaikan pendapat. 

Pertama yang memberi pandangan, yakni Anggota Komisi I Fraksi PDIP Junico Siahaan. Melalui dirinya, Fraksi PDIP menyatakan setuju dengan usulan reaktivasi hubungan dipomatik dengan Sudan Selatan. 

"Memang sudah aktifnya Sudan Selatan di PBB maupun di Uni Afrika, saya kira tidak ada alasan kita menunda hubungan diplomatik kita dengan Sudan Selatan. Jadi pendapat fraksi PDIP kami setuju dengan reaktifikasi ini," kata Junico.

Kemudian Fraksi Golkar juga menyatakan kesetujuannya terhadap usulan membuka hubungan diplomatik tersebut. Hal itu seperti disampaikan oleh Anggota Komisi I Fraksi Golkar Nurul Arifin. 

Sementara itu, Fraksi Gerindra juga bulat menyatakan setuju terhadap adanya usulan reaktivasi hubungan diplomatik dengan Sudan Selatan. Melalui anggota Komisi I nya yakni Yan P Mandenas berharap agar hubungan hingga dukungan Indonesia terhadap Sudan Selatan terus bisa dilakukan. 

Kemudian Anggota Komisi fraksi Demokrat Syarief Hasan menyatakan juga setuju. Apalagi kata Syarief sejumlah negara Asean sudah lebih dulu membuka kesempatan untuk menjalin hubungan diplomatiknya dengan Sudan Selatan. 

"Dengan eksistensi 54 negara kemudian beberapa negara ASEAN sudah membuka hubungan diplomatiknya maka hubungan sebagai negara yang paling besar di Asia Tenggara saya pikir sudah tepat kalau kita juga membuka hubungan secara sesegera mungkin," tuturnya.

Selain fraksi-fraksi tersebut, Fraksi PKS, Fraksi PAN, Fraksi PPP hingga Fraksi Nasdem juga menyampaikan setuju atas usulan pemerintah membuka hubungan diplomatik dengan Sudan Selatan. Hanya Fraksi PKB yang tak terdengar memberikan pendapat lantaran tak ada perwakilannya saat rapat. 

"Jadi sudah sepakat ya ibu (Menlu) baik ini kita ketok," kata Meutya selaku pimpinan rapat. 

Lebih lanjut, merespon persetujuan tersebut Retno menyampaikan rasa hormatnya. Hanya saja, ia menyampaikan Sudan Selatan belum punya rencana untuk membuka keduataan besarnya di Indonesia. 

"Dapat kami sampaikan bahwa pertama mereka adalah negara yang yang baru saja lahir 2011 dan sampai saat ini ada beberapa PR di dalam negeri yang harus mereka lakukan kemudian dengan situasi itu karena kemudahannya dan juga karena dan berbagai situasi yang meliputi Sudan Selatan saat ini memang memang mereka belum banyak membuka kedutaan besar di negara lain," tutur Retno.

Sebelumnya, DPR RI mengaku menerima 6 pucuk Supres dari presiden terkait berbagai macam hal untuk dibahas salah satunya mengenai usulan pembukaan hubungan diplomatik dengan Indonesia dengan Sudan Selatan. 

Supres tersebut masuk dan dibacakan oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat membuka sidang paripurna ke-14 pada 8 Februari 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geruduk Kedubes Prancis, Massa Minta Jokowi Putus Hubungan Diplomatik

Geruduk Kedubes Prancis, Massa Minta Jokowi Putus Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 04 November 2020 | 14:49 WIB

Kasus  Uighur, ACT Usul Indonesia Putus Hubungan Diplomatik dengan Cina

Kasus Uighur, ACT Usul Indonesia Putus Hubungan Diplomatik dengan Cina

News | Jum'at, 21 Desember 2018 | 14:18 WIB

Pengamat: Tak Ada Salah Buka Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel

Pengamat: Tak Ada Salah Buka Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:33 WIB

Terkini

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:13 WIB

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:53 WIB

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:49 WIB

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:39 WIB