Pengamat: Tak Ada Salah Buka Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:33 WIB
Pengamat: Tak Ada Salah Buka Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu. [AFP]

Suara.com - Pengamat Politik Emrus Sihombing memahami pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang membuka peluang hubungan diplomatik dengan Israel. Emrus sepakat apabila Indonesia mengutamakan perjuangan agar Israel mengakui kemerdekaan Palestina.

Emrus mencontohkan Indonesia dengan Israel menjadi dua buah lingkaran. Di dalam kedua lingkaran tersebut terdapat kesamaan-kesamaan yang dimiliki kedua negara. Namun, di samping adanya kesamaan itu, terdapat perbedaan yang bisa disepakati. Perbedaan yang dimaksud ialah Indonesia yang ingin Israel mengakui Palestina sebagai negara merdeka.

“Kalau dari pihak kita arsiran itu harus ada sebagai suatu syarat bahwa Palestina harus diakui sebagai negara merdeka. Nah itu sebagai arsiran pertemuan antara Indonesia dengan Israel kalau di dalam arsiran itu bahwa Palestina sebagai negara yang merdeka yang diakui oleh Israel,” kata Emrus kepada Suara.com, Rabu (17/10/2018).

Apabila kemudian Israel mau memenuhi syarat yang disampaikan Jusuf Kalla, tentu peluang adanya hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Israel menjadi besar.

Namun menurut Emrus, Indonesia harus memperhatikan terkait hubungan kerja sama tersebut. Indonesia dan Israel harus menyepakati kerja sama di berbagai bidang secara equal, jangan sampai malah menghasilkan win and lose.

“Kalau itu sudah terjalin, tentu bisa dilaksakan penjajakan terhadap hubungan diplomatik yang pertama saya sebut tadi adalah kesamaan-kesamaan, kemudian kesamaan itu di bidang apa? Politik, ekonomi, budaya dan lain-lain jangan sampai terjadi mendominasi antara satu dengan yang lain,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Emrus mengatakan bahwa tidak ada salahnya apabila kemudian Indonesia menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Asalkan Israel mau memenuhi syarat yang diajukan oleh Jusuf Kalla, Israel harus mengakui Palestina sebagai negara merdeka.

"Artinya ini bisa memang sebagai mempererat hubungan itu, dengan catatan yang paling utama dulu Israel harus mengakui Palestina. Karena kita turut berjuang, kita tidak boleh mengabaikan itu demi hubungan diplomasi dengan Israel,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kemungkinan Pemerintah Indonesia membuka hubungan diplomatik dengan Israel dapat terjadi. Syaratnya bila perdamaian di Palestina sudah terwujud.

Wapres menegaskan Pemerintah Indonesia tetap dalam posisinya mendukung perdamaian di Palestina, sehingga harapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dapat terwujud apabila kesepakatan perdamaian telah terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Australia Mau Pindahkan Dubes ke Yerusalem, Ini Reaksi Indonesia

Australia Mau Pindahkan Dubes ke Yerusalem, Ini Reaksi Indonesia

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 21:56 WIB

Israel Diam-diam Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Sulawesi Tengah

Israel Diam-diam Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Sulawesi Tengah

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 19:38 WIB

Ini Alasan Israel Ngebet Buka Hubungan Diplomatik ke Indonesia

Ini Alasan Israel Ngebet Buka Hubungan Diplomatik ke Indonesia

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 18:06 WIB

JK Kasih Peluang Israel Buka Hubungan Diplomatik dengan Indonesia

JK Kasih Peluang Israel Buka Hubungan Diplomatik dengan Indonesia

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 17:53 WIB

Rayakan 6 Juta Subscribers, Ria Ricis Berangkat ke Palestina

Rayakan 6 Juta Subscribers, Ria Ricis Berangkat ke Palestina

Entertainment | Selasa, 16 Oktober 2018 | 15:52 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB