Curhat Pelajar di Medan Dipaksa Pihak Sekolah Buka Jilbab Saat Foto Ijazah, Alasannya Tuai Perdebatan

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 16 Februari 2022 | 13:46 WIB
Curhat Pelajar di Medan Dipaksa Pihak Sekolah Buka Jilbab Saat Foto Ijazah, Alasannya Tuai Perdebatan
Ilustrasi sekolah (unsplash.com/@isengrapher)

Suara.com - Tak sedikit peraturan yang dibuat terdengar tidak masuk akal hingga menuai pro kontra bahkan kritikan.

Tidak terkecuali dengan beberapa peraturan di sekolah yang ada di Indonesia.

Peraturan sekolah yang menuai pro kontra antara lain: larangan menggunakan jaket, memakai skincare atau make up, memakai sepatu berwarna, dan lainnya. 

Seorang siswa di Medan mengirimkan curahan hatinya ke akun Twitter @schfess mengenai peraturan di sekolahnya yang tidak masuk akal.

Siswa ini mengatakan apabila dia sebentar lagi akan melakukan foto ijazah sekolah. Namun pihak sekolahnya memaksa dirinya untuk membuka jilbab

"Sebentar lagi aku foto ijazah akan tetapi sekolahku memaksa aku untuk membuka jilbab," ucapnya seperti dikutip oleh Suara.com, Selasa (15/02/2022).

Siswa itu mengaku sebagai umat muslim dirinya tidak ingin membuka jilbabnya hanya untuk foto ijazah.

Tetapi pihak sekolahnya tetap memaksa dan beralibi bahwa jika foto ijazah menggunakan jilbab bisa susah mendapatkan kerja. 

Dia yang mendengar penjelasan tersebut justru dibuat bertanya, "Kenapa bisa begitu?"

Kepala sekolahnya menerangkan jika itu adalah aturannya. 

"Perusahaan takut jika menerima pelamar yang berjilbab. Takut pelamar itu cacat," terang kepala sekolah kepadanya. 

Siswa ini merasa keterangan dari kepala sekolahnya tidak masuk akal. Dia pun berinisiatif untuk mencari informasi dari temannya yang berdomisili di Pekanbaru.

Sebagian isi curahan hati seorang siswa di Medan Twitter @schfess
Sebagian isi curahan hati seorang siswa di Medan Twitter @schfess

Ternyata sekolah temannya di Pekanbaru tidak memaksa siswanya lepas jilbab ketika foto ijazah. Hal itu membuat dia menjadi bingung.

"Apakah hanya di domisilinya saja yang begitu? Ataukah memang benar ada peraturan yang mewajibkan buka jilbab saat foto ijazah?" batinnya bertanya.

Siswa tersebut ingin diberi saran oleh para pengguna Twitter. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Crazy Rich Medan Indra Kenz Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi

Crazy Rich Medan Indra Kenz Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi

Sumsel | Rabu, 16 Februari 2022 | 12:14 WIB

Polisi Amankan Anak yang Aniaya Ibu hingga Berdarah-darah di Sumut

Polisi Amankan Anak yang Aniaya Ibu hingga Berdarah-darah di Sumut

Sumut | Rabu, 16 Februari 2022 | 12:04 WIB

Ayah Tiri Aniaya Anak hingga Pingsan di Medan Ditangkap, Polisi: Pelaku Juga Cabuli Kakak Korban

Ayah Tiri Aniaya Anak hingga Pingsan di Medan Ditangkap, Polisi: Pelaku Juga Cabuli Kakak Korban

Sumut | Rabu, 16 Februari 2022 | 11:39 WIB

Viral Driver Ojol Antar Paket, 'Servis Lebih' ke Pelanggan Saat Ambil Foto Memuaskan

Viral Driver Ojol Antar Paket, 'Servis Lebih' ke Pelanggan Saat Ambil Foto Memuaskan

News | Rabu, 16 Februari 2022 | 10:18 WIB

Peras Korban, Tiga Perempuan Modus Kencan Online Diringkus Polisi

Peras Korban, Tiga Perempuan Modus Kencan Online Diringkus Polisi

Sumbar | Rabu, 16 Februari 2022 | 07:15 WIB

Kutuk Pelarangan Jilbab di India, Anggota DPR Desak Pemerintah Indonesia Bantu Hentikan Rasisme Umat Muslim

Kutuk Pelarangan Jilbab di India, Anggota DPR Desak Pemerintah Indonesia Bantu Hentikan Rasisme Umat Muslim

Sumbar | Rabu, 16 Februari 2022 | 08:15 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB