Mengapa Harga Satu Buah Nangka di Pasar London Capai Lebih dari Rp3 Juta?

Siswanto, BBC

Senin, 21 Februari 2022 | 12:50 WIB
Mengapa Harga Satu Buah Nangka di Pasar London Capai Lebih dari Rp3 Juta?
BBC

Suara.com - Foto buah nangka itu diambil oleh reporter BBC Ricardo Senra dan menjadi viral di Twitter negara asalnya, Brasil, yang disebar hingga 100.000 kali.

Buah nangka itu dijual seharga sekitar Rp3,1 juta (160) di Pasar Borough, salah satu pasar makanan terbesar dan tertua di London.

Label harga yang terlalu mahal itu telah mengejutkan pengguna Twitter, banyak yang bercanda bahwa mereka akan terbang ke Inggris untuk menjadi "jutawan" dengan menjual nangka.

Sebenarnya, buah nangka segar dapat ditemukan di banyak wilayah di Brasil dengan harga sekitar Rp20 ribu, dan juga terjangkau di banyak negara tropis lainnya.

Baca juga:

Buah itu bahkan dapat dipetik secara gratis dari pohon di banyak tempat, bahkan sebagian besar - setidaknya di Brasil - dibiarkan membusuk di jalanan.

Jadi apa yang menyebabkan satu buah nangka yang dianggap "eksotis" oleh sebagian konsumen bisa menjadi begitu mahal? Dan mengapa permintaan internasional untuk buah itu meningkat baru-baru ini?

https://twitter.com/ricksenra/status/1492499358444630018

Pertama-tama, penting untuk mengingat aturan dasar: tempat penjualan memengaruhi harga - dan ini berlaku untuk produk apa pun.

baca juga

"Bahkan di Brasil, harga nangka bervariasi. Ada tempat yang memungkinkan untuk memetiknya dari pohon secara gratis. Di tempat lain, harganya sangat mahal," kata Sabrina Sartori, CEO Estancia das Frutas, sebuah perusahaan perkebunan yang menjadi rumah bagi 3.000 spesies buah di negara bagian Sao Paulo.

Faktor lain, nangka tidak dapat ditanam secara komersial di negara-negara yang lebih dingin seperti Inggris.

Tapi ada faktor yang lebih penting dari itu. Perdagangan internasional nangka, khususnya, cukup kompleks dan berisiko, kata para ahli, karena beberapa alasan, termasuk sifatnya yang mudah rusak, musim dan volumenya.

"Nangka sangat berat, cepat matang dan memiliki aroma khas yang tidak menyenangkan semua orang," tambah Sartori.

Dengan berat hingga 40kg, buah yang berasal dari Asia ini sangat mudah rusak dan memiliki umur simpan yang pendek di supermarket.

Nangka, yang sering dianggap sebagai buah umum, dan biasa saja di negara-negara asalnya, telah mengalami peningkatan permintaan di negara-negara maju. Khususnya, didorong oleh kelompok vegetarian dan vegan, yang menganggapnya sebagai alternatif daging.

Saat dimasak, teksturnya menyerupai daging sapi atau babi, menjadikannya pengganti daging yang populer seperti tahu, quorn (dari jamur), dan seitan (dari gandum) bebas gluten.

Di Inggris saja, jumlah vegan diperkirakan mencapai 3,5 juta dan terus bertambah.

Namun, ketika nangka menjadi terlalu matang - dan proses ini terjadi sangat cepat - buah itu akan memiliki rasa yang lebih manis sehingga hanya dapat digunakan untuk makanan penutup.

Oleh karena itu, alternatif yang lebih terjangkau bagi konsumen adalah membeli kalengan.

Nangka kalengan dapat ditemukan di supermarket Inggris dengan harga rata-rata sekitar Rp78.000, tetapi banyak yang mengatakan rasanya tidak sama.

Nangka juga sangat besar, sehingga sulit untuk diangkut, dan panennya bersifat musiman.

Proses pengemasan nangka juga sulit karena bentuk, ukuran, dan berat yang tidak rata. Buah itu tidak bisa dimasukkan ke dalam kotak berukuran standar seperti buah-buahan lainnya.

Baca juga:

Lalu, tidak ada cara ilmiah untuk mengetahui apakah buah itu dalam kondisi baik hanya dengan melihat bagian luarnya.

Selain itu, di negara-negara utama yang membudidayakan dan mengekspornya, terutama di Asia Selatan dan Tenggara (nangka adalah buah nasional Bangladesh dan Sri Lanka), tidak ada rantai pemasaran, dan praktik pascapanen tidak dilakukan.

Akibatnya, diperkirakan 70% produksi buah nangka hilang.

Di India, misalnya, nangka dipandang sebagai buah yang tidak diinginkan dan dicap di daerah pedesaan sebagai buah orang miskin.

Elemen tambahan, kata para ahli, adalah kurangnya kesadaran - meskipun nangka menjadi semakin populer, banyak konsumen yang belum pernah mencicipinya dan tidak tahu resepnya.

Fabricio Torres, pemilik Torres Tropical BV, importir buah-buahan eksotis yang berbasis di Belanda, juga menambahkan bahwa angkutan udara meningkat pesat dengan adanya pandemi Covid-19.

"Banyak buah-buahan dari wilayah seperti Asia dan Amerika Selatan datang ke Eropa dengan pesawat penumpang. Maskapai sekarang mencari produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi untuk ruang kargo. Nangka sangat mudah rusak dan busuk, sehingga tidak layak mengimpornya dalam volume besar. Semua ini menaikkan harga akhir," katanya.

Masa depan yang cerah

Terlepas dari semua kendala itu, studi terbaru memperkirakan terjadi ekspansi pasar internasional untuk nangka.

Menurut perkiraan oleh konsultan IndustryARC, pasar nangka akan mencapai $359,1 juta pada tahun 2026, tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 3,3% selama periode 2021-2026.

Pada tahun 2020, kawasan Asia-Pasifik menyumbang pangsa pasar nangka terbesar (37%), diikuti oleh Eropa (23%), Amerika Utara (20%), seluruh dunia (12%) dan Amerika Selatan (8 %) - bukti lebih lanjut bahwa orang Amerika Selatan, terutama orang Brasil, menganggap nangka sebagai hal yang biasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme

FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:19 WIB

Demo Tolak LGBTQ di Bogor

Demo Tolak LGBTQ di Bogor

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Ahok Buka Suara Soal Kericuhan di Belitung Timur: Harga Beli Timah Harus Sesuai Pasar

Ahok Buka Suara Soal Kericuhan di Belitung Timur: Harga Beli Timah Harus Sesuai Pasar

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×