Curhat Pasutri Takut Tetangga Mahasiswa 'Kumpul Kebo' kena Ngontrak Bareng, Publik Ngegas

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 23 Februari 2022 | 21:16 WIB
Curhat Pasutri Takut Tetangga Mahasiswa 'Kumpul Kebo' kena Ngontrak Bareng, Publik Ngegas
ilustrasi tetangga (pixabay.com)

Suara.com - Curhatan pasangan suami istri atau pasutri mengenai tetangga mereka yang masih mahasiswa menjadi viral. Pasutri ini mencurigai tetangga mereka itu kumpul kebo karena mahasiswa cewek dan cowok ngontrak bareng.

Cerita ini dibagikan oleh akun Twitter @SeputarTetangga. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitan ini sedikitnya telah mendapatkan 135 retweet dan 740 tanda suka.

Akun ini membagikan tangkapan layar dari curhatan pasutri tersebut. Pasutri ini mengatakan baru sebulan mengontrak di salah satu komplek perumahan.

Mereka kemudian merasa curiga dengan salah satu rumah kontrakan yang disewa mahasiswa. Pasalnya, rumah kontrakan itu dipenuhi dengan banyak mahasiswa, cewek dan cowok.

"Hai min, jadi aku pasutri dan lagi kontrak rumah di suatu perumahan. Sebulan ngontrak, aku sama suami curiga kok rumah sebelah banyak banget orangnya, dan campur cowok cewek," curhat pasutri ini seperti dikutip Suara.com, Rabu (23/2/2022).

Pasutri ini pun akhirnya menemukan jawaban dari tetangga lainnya. Para mahasiswa yang mengontrak bersama itu rupanya merupakan perantau.

Curhat Pasutri Takut Tetangga Mahasiswa 'Kumpul Kebo' Karena Ngontrak Bareng. (Twitter/@SeputarTetangga)
Curhat Pasutri Takut Tetangga Mahasiswa 'Kumpul Kebo' Karena Ngontrak Bareng. (Twitter/@SeputarTetangga)

Mereka kemudian memutuskan tinggal bersama. Hal itu rupanya cukup menganggu pasutri ini karena menilai para mahasiswa tinggal bersama, cewek dan cowok yang tidak memiliki hubungan darah.

"Ternyata kecurigaanku bener waktu suamiku ronda, dikasih tahu sama tetangga yang udah lama tinggal di perumahan ini. Mereka mahasiswa cowok cewek perantau yang kontrak jadi satu rumah dan enggak ada hubungan sedarah atau saudara."

Lebih lanjut, pasutri ini juga menjelaskan para tetangga lainnya tidak berniat melaporkan ke RT/RW. Mereka rupanya tidak mau membuat suasana menjadi rumit.

baca juga

"Tetangga gak lapor ke RT/RW karena gak mau ribet dan berpikiran, selama tidur malemnya gak lebih dari 3 orang gak masalah. (Maksudnya yang laporan tinggal kontrak cuma 3 orang)."

Keputusan itu rupanya tidak disambut baik pasutri ini. Pasalnya, mereka menilai mahasiswa cowok dan cewek yang mengontrak bareng itu bisa "kumpul kebo".

Tak hanya itu, pasutri ini juga membeberkan Ketua RT/RW hanya tahu jika penghuni kontrakan hanya 3 mahasiswa. Namun, Ketua RT/RW tidak tahu jika mahasiwa itu terdiri dari cowok dan cewek yang belum menikah.

"RT/RW ku juga tahunya yang ngontrak 3 orang tapi laki-laki semua, gak tahu kalau campur dan belum nikah. Apa itu gak takut jadi kumpul kebo ya min?" pungkas pasutri ini.

Sontak, curhatan pasutri ini ramai dikomentari warganet. Walau begitu, warganet justru ngegas dan mengkritik pasutri tersebut yang dinilai mencampuri urusan orang.

Bahkan, banyak yang menilai keputusan mahasiswa perantauan untuk mengontrak bareng wajar. Pasalnya, mereka dinilai melakukan itu demi menghemat biaya sehari-hari.

"Kalau emang beneran kumpul kebo kenapa? Mau lu arak keliling kampung? Mind your business. Cari kegiatan positif deh, orang lain dah pusing ngurusin diri sendiri, lu masih punya waktu buat ngurusin orang lain. Hadeh urusan harmless gitu aja lu permasalahin," tegur warganet.

"Kumpul kebo kita hajar, kalau ada KDRT jangan ikut campur," sentil warganet.

"Yaampun jadi inget digrebek pak RT padahal posisinya lagi ramean pas bikin es mambo buat danusan, dibilangnya malah ngezina alias gak jelas banget najong. Endingnya kosan gue dipasang spanduk dilarang berzina," curhat warganet.

"Aku juga ngontrak nder berlima biar irit, isinya cowok cewek gak ada hubungan saudara sama sekali, tapi apakah kita kumpul kebo? Enggak, yang kebo itu otakmu," kecam warganet.

"Jadi? Yaudah biarin aja sih. Mind your own business deh, ini pasti bakal kontroversi, tapi buat gue selama gak ganggu, gak berisik, gak ngotorin lingkungan sekitar rumah, gue mah santai. Sungguh free sekali waktunya sampe bisa ngamatin tetangga," tambah yang lain.

"Hadeh, aku kuliah dulu ada kontrakan temenku mereka 3 orang cowok semua. Tapi itu tempat jadi basecamp tempat ngumpul anak-anak (cewek cowo), yang sering jadi tempat ngerjain tugas bareng, atau sekedar main uno. Atau kalau mau ujian malem sebelumnya nginep di situ buat belajar dan biar gak dateng kesiangan," jelas warganet.

Video yang mungkin Anda lewatkan:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesaksian Tetangga Rumah Pasutri Penimbun Minyak Goreng: Kalau Barang Datang, Mobil Antre Angkut

Kesaksian Tetangga Rumah Pasutri Penimbun Minyak Goreng: Kalau Barang Datang, Mobil Antre Angkut

Banten | Rabu, 23 Februari 2022 | 20:56 WIB

8 Tahapan Skripsi yang Paling Banyak Menguras Kewarasan Mahasiswa, Kamu Merasakan Juga?

8 Tahapan Skripsi yang Paling Banyak Menguras Kewarasan Mahasiswa, Kamu Merasakan Juga?

Your Say | Rabu, 23 Februari 2022 | 20:30 WIB

Viral Pengawai Cewek Curhat Sering Digrepe-grepe dan Diajak Tidur Bosnya, Berharap Keajaiban Lewat Twitter

Viral Pengawai Cewek Curhat Sering Digrepe-grepe dan Diajak Tidur Bosnya, Berharap Keajaiban Lewat Twitter

Jatim | Rabu, 23 Februari 2022 | 20:07 WIB

Viral Lelaki yang Kedua Kakinya Diamputasi, Cuma Gara-gara Makan Mi Sisa di Restoran!

Viral Lelaki yang Kedua Kakinya Diamputasi, Cuma Gara-gara Makan Mi Sisa di Restoran!

Health | Rabu, 23 Februari 2022 | 19:48 WIB

Viral, Petugas Swab Ambil Sampel Covid-19 Anak Kecil Bikin Emosi Publik, Netizen: Kayak Ngaduk Kopi

Viral, Petugas Swab Ambil Sampel Covid-19 Anak Kecil Bikin Emosi Publik, Netizen: Kayak Ngaduk Kopi

Bekaci | Rabu, 23 Februari 2022 | 19:47 WIB

Epic! Pengantin Asal Ponorogo Nikah Dengan Maskawin 1 Liter Minyak Goreng

Epic! Pengantin Asal Ponorogo Nikah Dengan Maskawin 1 Liter Minyak Goreng

Video | Rabu, 23 Februari 2022 | 19:45 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB