Tak Ingin Indonesia Hanya Jadi Pasar Ekonomi Digital, Jokowi: Harus Jadi Pemain

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 01 Maret 2022 | 16:36 WIB
Tak Ingin Indonesia Hanya Jadi Pasar Ekonomi Digital, Jokowi: Harus Jadi Pemain
Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat mengunjungi kantor Sea Labs Indonesia di Jakarta, Selasa (1/3/2022). (Media Relation Sea Labs Indonesia).

Suara.com - Potensi Ekonomi Digital Indonesia Naik Delapan Kali Lipat, Jokowi Hargai Upaya Sea Labs Indonesia Targetkan Cetak 1.000 Talenta Digital

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghargai upaya Sea Labs Indonesia untuk mencetak 1.000 talenta digital di Indonesia dengan target 2023. Upaya Sea Labs Indonesia tersebut mendukung akan adanya potensi besar Tanah Air di sektor ekonomi digital.

Sea Labs Indonesia merupakan wadah pelatihan yang dibentuk oleh Shopee dan Garena. Wadah tersebut baru diluncurkan pada Selasa (2/3/2022).

"1.000 orang yang bisa kembali ke Indonesia atau masuk di Sea maupun di Sea Labs Indonesia, ini harus mengatakan apa adanya saya sangat menghargai upaya-upaya seperti ini," kata Jokowi.

Jokowi menyebut kalau Indonesia memiliki potensi besar di dunia ekonomi digital. Potensi ekonomi digital di Indonesia pada 2025 diperkirakan bisa mencapai USD 146 miliar.

Selain itu, kontribusi ekonomi digital Indonesia diproyeksikan naik delapan kali pada 2030 dengan perkiraan pendapatan Rp 4.531 triliun.

"Ini angka yang sangat besar sekali dan seluruh sektor digital juga mengalami pertumbuhan dua digit di tahun 2021," ujarnya.

Karena potensi yang besar tersebut, Jokowi tidak mau kalau Indonesia terus berlaku sebagai pasar saja, tetapi juga harus berani menjadi pemain.

"Yang saya tidak ingin adalah Indonesia hanya menjadi pasar saja, Indonesia harus menjadi pemain," katanya.

Hal tersebut bisa terwujudkannya dengan ekosistem kondusif yang semestinya sudah bisa dibangun dan juga kontribusi dari para talenta digital.

"Oleh karena itu, ekosistem yang kondusif harus dibangun bersama-sama," ujar Jokowi

Selain itu Kepala Negara juga mempunyai keinginan agar digital talent yang dimiliki Indonesia dan tengah berada di luar negeri harus diajak kembali ke tanah air.

"Digital talent baik di bidang AI, cloud computing, di digital design, digital marketing di blockchain. Saya kira banyak yang anak-anak kita yang ada di luar yang perlu kita undang untuk kembali ke tanah air dalam rangka membangun sistem digital kita."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Penundaan Pemilu 2024 Cuma Sebatas Usulan, Cak Imin: Penentunya Pak Presiden

Sebut Penundaan Pemilu 2024 Cuma Sebatas Usulan, Cak Imin: Penentunya Pak Presiden

Jakarta | Selasa, 01 Maret 2022 | 15:57 WIB

Takziah Bersama di Solo, Gibran Ungkap Isi Obrolannya dengan Presiden Jokowi

Takziah Bersama di Solo, Gibran Ungkap Isi Obrolannya dengan Presiden Jokowi

News | Selasa, 01 Maret 2022 | 15:31 WIB

Jenderal Andika Perkasa Positif Covid-19, Terungkap dari Sambutan Jokowi

Jenderal Andika Perkasa Positif Covid-19, Terungkap dari Sambutan Jokowi

Riau | Selasa, 01 Maret 2022 | 15:00 WIB

Terkini

KPK Dalami Uang USD 1 Juta di Kasus Dugaan Suap Pansus Haji DPR RI

KPK Dalami Uang USD 1 Juta di Kasus Dugaan Suap Pansus Haji DPR RI

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:08 WIB

Bima Arya Tekankan Efisiensi dan Sinergi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Bima Arya Tekankan Efisiensi dan Sinergi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah

News | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:57 WIB

Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan

Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:57 WIB

KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen

KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:45 WIB

Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya

Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:28 WIB

Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah

Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:24 WIB

Buku Kriminalisasi Kebijakan Ungkap Bahaya Pasal Karet UU Tipikor: Bisa Picu Krisis Kepemimpinan

Buku Kriminalisasi Kebijakan Ungkap Bahaya Pasal Karet UU Tipikor: Bisa Picu Krisis Kepemimpinan

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money

Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:16 WIB

Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi

Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:13 WIB